Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum menggelar kegiatan Gerakan Keluarga Maslahat (GKM) secara serentak di dua desa, yakni Desa Sindaji dan Desa Lawen. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) GKM tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Banjarnegara yang telah dilaksanakan sebelumnya, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran keluarga dalam pembangunan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera. (15/10)
Lima orang Penyuluh Agama Islam yang bertugas di wilayah Kecamatan Pandanarum dibagi menjadi dua tim untuk mendampingi pelaksanaan kegiatan di masing-masing desa. Satu tim bertugas di Desa Sindaji dan satu tim lainnya di Desa Lawen. Pembagian tim ini bertujuan agar pelaksanaan GKM dapat berjalan secara efektif dan menyentuh langsung kebutuhan serta potensi yang dimiliki oleh masing-masing desa.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bambang Utomo, CPNS Penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pandanarum, yang turut memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan diri kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga memimpin doa pembuka sebelum rangkaian kegiatan dimulai. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat dan para tokoh agama setempat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan GKM diisi dengan berbagai penyuluhan dan diskusi interaktif yang mengangkat tema-tema strategis seperti pembinaan keluarga sakinah, peran agama dalam membina rumah tangga, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk. Para peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, kader kesehatan, dan perwakilan remaja terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.
Menurut salah satu penyuluh yang bertugas, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan keluarga sebagai pondasi kehidupan sosial yang kokoh.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran keluarga dalam membangun peradaban. GKM hadir untuk mendampingi, menguatkan, dan menjadi solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi keluarga di era modern ini,” ujar salah satu penyuluh saat memberikan materi di Desa Lawen.
Acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Di akhir kegiatan, peserta menyampaikan apresiasi dan harapan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai program formal, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa.
Dengan suksesnya pelaksanaan GKM di Desa Sindaji dan Lawen ini, Penyuluh Agama Islam Pandanarum berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam mendampingi masyarakat membangun keluarga yang maslahat, kuat secara spiritual, sosial, dan ekonomi.
(ev/ azd)







