Guru MIFABARA Ikuti Webinar Pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Seri 2

Banjarnegara – Dalam upaya meningkatkan kapasitas pendidik dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah, guru MIFABARA mengikuti Webinar Pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Seri 2 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah (14/7). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh satuan pendidikan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Webinar menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang pendidikan kebencanaan. Materi yang disampaikan meliputi konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), strategi mitigasi risiko bencana di lingkungan sekolah, penyusunan rencana kesiapsiagaan, hingga pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi peserta didik.

Melalui kegiatan ini, para guru memperoleh wawasan mengenai langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan di madrasah, mulai dari identifikasi potensi risiko bencana, penyusunan prosedur evakuasi, pelaksanaan simulasi secara berkala, hingga pengintegrasian materi kebencanaan dalam proses pembelajaran. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan MIFABARA.

Kepala MIFABARA, menyampaikan bahwa keikutsertaan guru dalam webinar ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan seluruh warga madrasah.

“Madrasah yang aman merupakan fondasi penting bagi terciptanya pembelajaran yang berkualitas. Oleh karena itu, kami terus mendorong guru untuk mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan agar mampu menerapkan budaya sadar bencana di lingkungan madrasah. Ilmu yang diperoleh dari webinar ini diharapkan dapat diimplementasikan melalui program nyata sehingga MIFABARA semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana,”tuturnya.

Sementara itu, salah satu guru peserta webinar,Ibnu, mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi satuan pendidikan saat ini.

“Webinar ini memberikan banyak wawasan baru mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Kami tidak hanya belajar mengenai teori, tetapi juga memperoleh contoh praktik baik yang dapat diterapkan di MIFABARA. Harapannya, seluruh warga madrasah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan tetap tenang apabila menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Melalui partisipasi aktif dalam Webinar Pendampingan SPAB Seri 2, MIFABARA semakin meneguhkan komitmennya untuk mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana yang mampu memberikan perlindungan bagi seluruh warga madrasah. (nas)

Skip to content