Banjarnegara – kabar membanggakan datang dari MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Dua guru terbaiknya, Abdullah Umar dan Fitria Triyanti, resmi menyandang predikat Guru Profesional setelah mengikuti Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan yang diselenggarakan oleh LPTK UIN Raden Mas Said Surakarta Periode 2 Tahun 2025. (31/12)
Kegiatan yudisium dan pengukuhan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025, pukul 13.45 WIB. Acara ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah sebagai penanda resmi kelulusan mahasiswa PPG Dalam Jabatan yang telah menuntaskan seluruh rangkaian program akademik dan praktik profesional.
Pada periode ini, tercatat sebanyak 440 mahasiswa guru kelas dinyatakan lulus dan resmi dikukuhkan sebagai guru profesional. Pelaksanaan yudisium dilakukan secara hybrid, yakni luring dan daring. Mahasiswa dari wilayah Solo Raya mengikuti kegiatan secara langsung di lokasi, sementara peserta dari luar daerah mengikuti prosesi yudisium secara online.
Kepala Madrasah MIFABARA, Durotun Nafisah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian dua guru MIFABARA tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta komitmen guru dalam meningkatkan kompetensi profesional.
“Pengukuhan ini bukan sekadar gelar, tetapi amanah besar untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ungkapnya.
Sementara itu, Abdullah Umar mengaku bersyukur dapat menyelesaikan program PPG Dalam Jabatan dengan baik. Menurutnya, proses yang dijalani memberikan banyak pengalaman berharga, terutama dalam penguatan pedagogik dan pengelolaan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
“PPG menjadi sarana refleksi dan perbaikan diri sebagai pendidik agar lebih profesional dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Fitria Triyanti. Walau dalam pengukuhan kali ini ia mengikuti secara online karena sedang berada diluar kota, Ia berharap predikat guru profesional ini dapat menjadi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.
“Semoga apa yang kami peroleh selama PPG dapat berdampak nyata bagi kemajuan MIFABARA dan perkembangan peserta didik,” ujarnya.
Dengan bertambahnya guru profesional, MIFABARA semakin optimis dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang bermutu, berkarakter, dan adaptif terhadap tantangan zaman.(nas)







