Banjarnegara (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Mubtadi’in Kaliwinasuh (MIMUB) Banjarnegara menggelar serangkaian acara untuk merayakan kelulusan siswa tahun pelajaran 2024/2025. Acara ini menjadi momentum berharga yang mempererat ikatan antara pihak sekolah, orang tua, dan siswa dalam suasana penuh kehangatan dan makna.
Kegiatan dimulai dengan Farewell Party yang dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Menariknya, konsep acara berasal dari ide para orang tua siswa yang mengusulkan kegiatan luar ruangan (outdoor). Usulan tersebut disambut antusias oleh pihak madrasah dan dieksekusi dengan persiapan yang matang. Lokasi yang dipilih adalah Goa Lawa Purbalingga, yang menyuguhkan suasana sejuk dan alami, menambah kesan istimewa dalam acara pelepasan tersebut.
Kegiatan meliputi pelepasan simbolis, permainan interaktif yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua, serta momen mengharukan berupa pemberian bunga dari anak-anak kepada orang tua. “Masya Allah, bersyukur sekali kita dipertemukan di tempat yang sejuk. Acara berjalan lancar, gamenya seru, spot fotonya juga bagus. Yang paling mengharukan saat anak-anak memberi bunga. Itu sangat menyentuh,” ungkap Dian Fatma, salah satu orang tua siswa.
Selanjutnya, pada Senin (02/06/2025), pengumuman kelulusan dilaksanakan secara daring, dengan hasil membanggakan: 100% siswa dinyatakan lulus. Pada Rabu (04/06/2025), barulah siswa menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) dalam sebuah acara yang diawali dengan tadarus Al-Qur’an 30 juz bersama dewan guru, siswa, dan orang tua, serta ditutup dengan doa khataman yang dipimpin oleh Rakhmat Mubasir. Sebagai bentuk rasa syukur, acara dilanjutkan dengan tasyakuran dan pemotongan tumpeng.
Kepala Madrasah, Agus Priyatno, menyampaikan harapannya agar nilai-nilai positif yang telah ditanamkan selama di MIMUB dapat terus dilanjutkan di jenjang pendidikan berikutnya.
“Selamat kepada para wisudawan. Semoga kebiasaan baik seperti salat Duha, tadarus, dan salat berjamaah dapat terus dilestarikan. Bagi yang telah hafal Juz ‘Amma, semoga dapat menjaga dan menambah hafalannya,”ungkapnya.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara sekolah dan orang tua adalah kunci utama dalam menciptakan momen pendidikan yang bermakna dan berkesan bagi anak-anak. (rs/azd)







