Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya memastikan mutu layanan bimbingan dan konseling berjalan optimal, tim penilai Pengembang Keprofesian Berkelanjutan (PKB) MTs Negeri 1 Banjarnegara melaksanakan kegiatan supervisi pembelajaran kepada guru BK pada Kamis (13/11). Kegiatan ini dilakukan oleh Hj. Yuniyati, salah satu anggota tim penilai PKB sekaligus wakil kepala urusan kurikulum, kepada Hani Farkhatun, guru BK yang bertugas di kelas 7J.
Supervisi pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas 7J tersebut dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Kegiatan diawali dengan observasi langsung pelaksanaan layanan bimbingan oleh guru BK kepada peserta didik, kemudian dilanjutkan dengan sesi refleksi dan umpan balik bersama tim penilai.
Dalam pelaksanaannya, Hj. Yuniyati menuturkan bahwa kegiatan supervisi ini merupakan bagian penting dari sistem pembinaan profesional guru di lingkungan MTs Negeri 1 Banjarnegara. Melalui kegiatan tersebut, guru dapat memperoleh masukan konstruktif yang berguna untuk peningkatan kualitas kinerja dan pembelajaran.
“Supervisi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk membantu guru berkembang secara profesional. Setiap guru, termasuk guru BK, perlu mendapatkan pendampingan agar layanan yang diberikan kepada siswa semakin efektif dan sesuai kebutuhan mereka,” ujar Hj. Yuniyati.
Ia menambahkan bahwa bimbingan dan konseling memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter serta kesejahteraan psikologis peserta didik. Karena itu, supervisi terhadap pelaksanaan layanan BK menjadi prioritas penting dalam program PKB madrasah.
Sementara itu, Hani Farkhatun selaku guru yang disupervisi menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan tersebut. Menurutnya, kegiatan supervisi memberikan banyak manfaat, terutama dalam memahami aspek-aspek yang perlu ditingkatkan dalam penyampaian layanan kepada siswa.
“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya supervisi ini. Banyak hal kecil yang ternyata berdampak besar terhadap efektivitas layanan. Dari hasil supervisi, saya mendapatkan umpan balik yang bisa langsung saya perbaiki dalam perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan BK ke depan,” ungkap Hani dengan antusias.
Di sisi lain, kepala madrasah H. Yatiman menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan supervisi yang konsisten dilakukan oleh tim PKB. Ia menilai bahwa langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam meningkatkan mutu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
“Kami terus dorong budaya reflektif dan pembinaan berkelanjutan di lingkungan Madtsansa. Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga belajar. Melalui supervisi seperti ini, guru mendapat ruang untuk berkembang dan mendapatkan dukungan langsung dari tim penilai,” tegas H. Yatiman.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini menjadi salah satu indikator bahwa Madtsansa benar-benar mempraktikkan semangat Continuous Professional Development (CPD) yang menempatkan pembelajaran guru sebagai proses sepanjang hayat.
Hj. Nasiah Ningrum, guru BK senior yang dikenal memiliki dedikasi tinggi dan akan memasuki masa purna tugas sebulan mendatang turut memberikan pendapatnya.
“Saya mendampingi guru-guru BK muda karena ingin berbagi pengalaman dan semangat kepada teman-teman BK muda. Selama puluhan tahun saya bertugas, saya merasakan bahwa pembinaan seperti ini sangat membantu menjaga profesionalisme kita. Saya bangga melihat regenerasi guru BK di Madtsansa yang terus semangat belajar,” tutur Nasiah dengan haru.
Nasiah juga berpesan agar semangat belajar dan kolaborasi antarguru tetap dijaga, karena menurutnya, mutu madrasah akan selalu bergantung pada semangat para pendidik yang tidak pernah berhenti belajar.
Kegiatan supervisi ditutup dengan diskusi santai dan penyusunan tindak lanjut hasil supervisi. Tim PKB berharap agar guru-guru terus memperkuat praktik reflektif dan inovatif dalam layanan bimbingan, sehingga siswa Madtsansa dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan bahagia.
Dengan semangat kolaboratif antara guru, tim PKB, dan pimpinan madrasah, MTs Negeri 1 Banjarnegara terus membuktikan diri sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan karakter dan pengembangan profesional guru. (Lin/La)







