IHT Megabara : Penyusunan Perangkat KBC dan Deep Learning, Siap Songsong Ajaran Baru

Banjarnegara – Menghadapi Tahun Ajaran Baru Tahun Ajaran 2026/2027, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Banjarnegara ( Megabara ) menggelar In House Training ( IHT ) yang berfokus pada inovasi penyusunan perangkat Berbasis Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC ) dengan Pendekatan Deep Learning. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari. Mulai tanggal 7 Juli 2026 – 9 Juli 2026 dan bertempat di aula madrasah.

IHT ini wajib diikuti oleh seluruh tenaga pendidik Megabara guna meningkatkan kompetensi guru dalam merancang modul ajar dan perangkat pembelajaran yang tidak hanya mengasah intelektual, tapi juga menyentuh aspek emosional murid. Hal inilah yang melatar belakangi diadakannya IHT, seperti yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Akhun Sobari.

“ Dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah program kerja madrasah Tahun Ajaran 2026/2027. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Perangkat Pembelajaran yang berkualitas, menyamakan persepsi dalam pendekatan KBC dan Deep Learning. Dengan harapan, setelahnya ada produk yang bisa diterapkan guru dalam menyongsong awal Tahun Ajaran 2026/2027, ” tegasnya.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Madrasah, Natir. Beliau menyampaikan adanya IHT ini merupakan jawaban atas tantangan yang dihadapi para tenaga pendidik dalam mengkombinasikan KBC dan Deep Learning ( Pembelajaran Mendalam ) untuk penyusunan Perangkat Pembelajaran.

“ Kami harap kegiatan semacam ini bukanlah sekedar ceremony tahunan, tapi endingnya nanti Bapak Ibu bisa membedah KBC yang membentuk kepasrahan dan rasa cinta kita, utamanya cinta kepada Allah,” terang Natir.

Narasumber pada kegiatan hari ini adalah seorang pakar pendidikan yang sudah tidak asing lagi dalam bidangnya khususnya di lingkungan Kemenag Kabupaten Banjarnegara.  Sosok yang bisa menginsiprasi kita dan baru saja mendapat penganugerahan Pengawas Beprestasi dari Kemenag RI, beliau adalah Nurlaela Isnaeni.

Kegiatan dibuka langsung oleh narasumber sebelum pelatihan dimulai. Sebagai pemanasan di awal kegiatan, beliau menyampaikan bahwa madrasah akan dinilai hebat manakala para gurunya bisa mengelola pendidikan yang outputnya bisa mengantarkan murid-muridnya semakin berprestasi.

Pelatihan berlangsung sangat seru dan atraktif. Beliau mengupas tuntas segala hal terkait penyusun perangkat pembelajaran berbasis KBC dan Deep Learning. Mulai dari KBC dan Deep Learning yang membuat pembelajaran terasa menyenangkan sampai bisa menjadikan nilai kasih saying sebagai alat pendekatan emosional untuk membentuk karakter murid yang peduli, berempati, dan mencintai ilmu.

“ Menyusun modul ajar Deep Learning terintegrasi KBC akan menuju pada pembelajaran yang berkesan, penuh makna, dan menyenangkan ( mindful, meaningful, dan joyful ). Adapun langkah-langkah praktis/komponen utama dalam KBC diantaranya : Inti integrasi konsep, Komponen utama modul ajar, dan Tips praktis penyususan, “ terang beliau dengan penuh semangat. Setelah pemaparan materi selesai, semua peserta langsung ditantang dengan uji praktik penyusunan perangkat pembelajaran.

Dengan terlaksananya IHT ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik di Megabara bisa mengaplikasikan ilmu yang baru didapat demi meningkatkan produktivitas serta kualitas pendidikan yang lebih baik. ( fn )

Skip to content