Banjarnegara (Humas) – Godaan setan bisa datang kapan saja dan menyasar siapa saja. Karena itu, seorang muslim perlu membekali diri dengan keimanan dan amal kebaikan agar tidak mudah terjerumus dalam godaan yang menyesatkan. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Laeli Maria Ulfah, saat melaksanakan penyuluhan di Majelis Taklim Roudhotul Jannah, Dusun Witra, Desa Sidakangen, Kamis (3/9).
Dalam kegiatan tersebut, Laeli menyampaikan materi tentang lima orang yang ditakuti setan. Materi ini menjadi pengingat bagi jemaah bahwa kekuatan seorang muslim dalam menghadapi godaan bukan terletak pada kemampuan fisik, tetapi pada keteguhan iman dan kedekatan kepada Allah.
Laeli mengajak jemaah untuk tidak hanya mengenal berbagai bentuk godaan setan, tetapi juga berusaha memperkuat diri dengan ibadah dan amal saleh. Menurutnya, menjaga hati dan memperbanyak mengingat Allah merupakan bagian penting dalam membangun ketahanan diri dari berbagai godaan.
“Setan akan selalu berusaha menggoda manusia agar menjauh dari kebaikan. Karena itu, kita perlu menjaga iman, memperbanyak ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan sampai hati kita justru mudah mengikuti ajakan yang membawa kepada keburukan,” ungkapnya.
Jemaah juga diajak menjadikan ilmu yang diperoleh dalam majelis taklim sebagai bekal untuk kehidupan sehari-hari. Pemahaman agama diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi diwujudkan dalam sikap dan kebiasaan yang semakin mendekatkan diri kepada Allah.
Melalui penyuluhan tersebut, Laeli berharap jemaah semakin waspada terhadap berbagai bentuk godaan dan mampu memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan iman yang terjaga dan kebiasaan berbuat baik, umat diharapkan semakin kuat menghadapi berbagai godaan yang dapat menjauhkan dari jalan Allah.
(wha/azd)







