Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Susmiyati, memberikan penyuluhan kepada jemaah Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah Desa Sikumpul, Rabu (16/9). Dalam kegiatan tersebut, Susmiyati menyampaikan materi tentang manfaat sedekah sebagai bagian dari upaya menguatkan kepedulian sosial sekaligus meningkatkan keimanan jemaah.
Sedekah merupakan salah satu bentuk kebaikan yang dapat dilakukan setiap Muslim dalam kehidupan sehari-hari. Tidak harus menunggu memiliki harta berlebih, sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan, baik melalui pemberian materi maupun berbagai bentuk kebaikan yang memberikan manfaat bagi orang lain.
Susmiyati mengajak jemaah untuk tidak memandang sedekah hanya sebagai bentuk mengeluarkan sebagian harta. Lebih dari itu, sedekah menjadi sarana untuk melatih keikhlasan, menumbuhkan rasa syukur, serta membangun kepedulian terhadap kondisi orang-orang yang berada di sekitar.
“Sedekah bukan tentang seberapa banyak yang kita keluarkan, tetapi tentang keikhlasan dan kepedulian yang tumbuh dari hati. Ketika kita mau berbagi, kita belajar bersyukur sekaligus ikut meringankan beban orang lain,” ungkap Susmiyati.
Dalam penyuluhan tersebut, jemaah juga diajak membiasakan diri berbagi dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti membantu tetangga yang membutuhkan, memberikan dukungan kepada orang yang sedang mengalami kesulitan, maupun menyisihkan sebagian rezeki untuk mereka yang membutuhkan.
Materi tentang sedekah mendapat perhatian jemaah karena dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kebiasaan berbagi diharapkan tidak hanya dilakukan ketika memiliki kelebihan, tetapi menjadi bagian dari karakter seorang Muslim.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, Susmiyati berharap jemaah semakin memahami bahwa rezeki yang dimiliki juga mengandung tanggung jawab sosial. Sedekah diharapkan mampu menghadirkan manfaat bukan hanya bagi penerimanya, tetapi juga menjadi jalan bagi pemberi untuk memperkuat rasa syukur, keikhlasan, dan kepedulian kepada sesama.
(WHA/azd)







