Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Yulfiani, melaksanakan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah, Desa Sikumpul, Senin (19/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan materi bertajuk “Memperbaiki Hidup Dimulai dari Salat” sebagai ajakan kepada Jemaah untuk menjadikan salat sebagai langkah awal dalam memperbaiki kualitas kehidupan.
Dalam penyampaiannya, Yulfiani mengajak Jemaah memahami bahwa salat bukan sekadar kewajiban yang harus ditunaikan, melainkan juga sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt. Melalui salat, seorang muslim belajar membangun kedisiplinan, menjaga ketenangan hati, serta menata kembali hubungan dengan Sang Pencipta.
Ia juga mengingatkan bahwa memperbaiki kehidupan tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Langkah sederhana, seperti menjaga salat lima waktu, berusaha melaksanakannya tepat waktu, dan meningkatkan kekhusyukan, dapat menjadi awal untuk membangun kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika kita ingin memperbaiki hidup, mari kita mulai dengan memperbaiki salat. Salat yang dijaga dengan sungguh-sungguh dapat menjadi pengingat agar kita senantiasa berbuat baik, lebih sabar menghadapi ujian, dan berhati-hati dalam mengambil keputusan,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi penyuluhan tersebut.
Selain itu, Jemaah diajak menjadikan nilai-nilai salat sebagai pedoman dalam bersikap kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Sikap jujur, sabar, disiplin, serta kepedulian terhadap sesama perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya ketika beribadah.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, Jemaah diharapkan semakin termotivasi untuk menjaga salat sekaligus memperbaiki akhlak dan perilaku sehari-hari. Dengan menjadikan salat sebagai fondasi pembenahan diri, kehidupan diharapkan berjalan lebih terarah, penuh rasa syukur, dan membawa manfaat bagi sesama.
(WHA/azd)
