Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Susmiyati, memberikan penyuluhan kepada jemaah Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah Desa Sikumpul, Senin (14/9). Dalam kegiatan tersebut, Susmiyati menyampaikan materi tentang Fikih Wanita dalam Islam sebagai bekal bagi para jemaah untuk memahami berbagai persoalan keagamaan yang berkaitan dengan kehidupan perempuan.
Fikih wanita menjadi salah satu pembahasan penting karena perempuan menghadapi berbagai persoalan khusus dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman yang baik mengenai ketentuan agama diharapkan dapat membantu muslimah menjalankan ibadah dengan lebih yakin dan sesuai dengan tuntunan Islam.
Susmiyati mengajak jemaah untuk tidak merasa sungkan mempelajari persoalan fikih, terutama hal-hal yang berkaitan dengan perempuan. Menurutnya, pengetahuan agama perlu terus ditingkatkan agar setiap muslimah memiliki bekal dalam menjalankan kewajiban sekaligus menghadapi berbagai keadaan dalam kehidupan.
“Belajar fikih wanita bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi agar kita memahami bagaimana menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari sesuai tuntunan agama. Jangan malu bertanya ketika ada persoalan yang belum dipahami,” ungkap Susmiyati.
Dalam penyuluhan tersebut, jemaah juga didorong untuk menjadikan majelis taklim sebagai ruang belajar bersama. Tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait persoalan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang komunikatif dan penuh perhatian. Pembahasan tentang Fikih Wanita diharapkan dapat menambah wawasan jemaah sekaligus memperkuat kesadaran untuk terus belajar agama.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Kalibening berupaya menghadirkan penyuluhan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Bagi para jemaah, pemahaman fikih diharapkan menjadi bekal untuk menjalani kehidupan sebagai muslimah dengan lebih mantap, bijak, dan sesuai tuntunan Islam.
(WHA/azd)







