Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Ari Nurhidayah melaksanakan penyuluhan keagamaan kepada para siswi SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Problematika Remaja dan Solusinya dalam Islam” sebagai upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul pada masa remaja.
Dalam penyuluhan tersebut, Ari mengajak para siswi untuk memahami bahwa masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian. Berbagai perubahan yang terjadi, baik dalam cara berpikir, pergaulan maupun dalam mengambil keputusan, membutuhkan pendampingan dan bekal nilai agama agar tidak mudah terbawa pengaruh negatif.
Ia menyampaikan bahwa persoalan remaja dapat muncul dari berbagai lingkungan, termasuk keluarga, sekolah, pertemanan, maupun perkembangan teknologi. Karena itu, remaja perlu memiliki kemampuan untuk membedakan mana yang baik dan mana yang dapat merugikan diri sendiri.

“Remaja perlu memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai persoalan. Islam memberikan tuntunan agar setiap masalah dihadapi dengan sikap yang baik, tidak terburu-buru mengambil keputusan, serta tetap menjaga kehormatan dan masa depan,” ungkap Ari.
Menurutnya, keberanian untuk bercerita dan mencari solusi juga menjadi hal penting ketika seorang remaja menghadapi persoalan. Masalah tidak seharusnya dipendam sendiri, terlebih jika sudah mengganggu ketenangan, pendidikan, atau hubungan dengan keluarga dan lingkungan.
Ari juga mengajak para siswi untuk membangun pergaulan yang sehat serta memilih lingkungan pertemanan yang dapat memberikan pengaruh positif. Menurutnya, teman memiliki peran dalam membentuk kebiasaan dan cara berpikir seseorang sehingga perlu dipilih dengan bijak.
Melalui kegiatan tersebut, para siswi diharapkan semakin memahami tantangan masa remaja sekaligus memiliki bekal keagamaan dalam menghadapinya. Dengan pendampingan, lingkungan yang baik, dan nilai-nilai Islam sebagai pedoman, generasi muda diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, percaya diri, dan bertanggung jawab.
(WHA/azd)







