“Jangan Keluhkan Sakitmu” Endah KUA Rakit Ajak MT As Sodik Rakit Maknai Sakit Sebagai Penggugur Dosa

Banjarnegara (Humas) – Sakit sering dianggap sebagai musibah yang menyusahkan. Padahal bagi seorang mukmin, sakit adalah anugerah dan kasih sayang Allah SWT untuk membersihkan diri dari dosa-dosa.

Pesan penuh hikmah tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama di Majelis Taklim As Sodik Desa Rakit RT 04 RW 04 yang diketuai Chajilah pada Senin (28/9/2026)

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh ibu-ibu jemaah MT As Sodik . Para jemaah tampak antusias menyimak kajian yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Mengusung tema “Sakit adalah Penggugur Dosa”, Endah membuka kajian dengan sebuah hadis yang menguatkan hati.” Buka Endah.

Rasulullah SAW bersabda, 

“Tidaklah seorang muslim tertimpa kelelahan, sakit, kecemasan, kesedihan, gangguan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus dosa-dosanya karenanya. HR. Bukhari dan Muslim. Jadi sakit kita ini sangat berharga,” 

Ia memaparkan tiga cara menyikapi sakit agar menjadi penggugur dosa. Pertama, wajib bersabar dan ikhlas. “Jangan mengeluh, jangan mengumpat sakit. Ucapkan Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Sabar itu bukan diam, tapi menahan lisan dari keluh kesah dan hati tetap rida” kepada Allah. Ganjaran sabar itu tanpa batas” tuturnya.

“Kedua, tetap ikhtiar dan berobat serta memperbanyak doa. “Sabar bukan berarti pasrah tanpa usaha. Tetap berobat ke dokter, minum obat, dan jangan lupa doa. Baca doa kesembuhan Allahumma rabban nasi adzhibil ba’sa isyfi antasy syafi. Sakit ikhtiar langit dan ikhtiar bumi harus jalan bersama” ucapnya.

Ketiga, jadikan sakit sebagai momentum muhasabah. “Saat sehat kita sering lalai. Saat sakit inilah waktu terbaik untuk introspeksi, memperbanyak istigfar, salat taubat, dan mendekat kepada Allah. Mungkin Allah rindu mendengar rintihan doa kita” terangnya.

Ketua MT As Sodik, Chajilah, menyampaikan terima kasih atas penyuluhan tersebut. “Kajian ini sangat menguatkan. Banyak jemaah kami yang sedang sakit atau memiliki keluarga sakit. Sekarang kami paham, sakit bukan untuk diratapi tapi untuk disabari agar dosa berguguran” ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama. Endah memimpin doa memohon kesehatan dan kesabaran bagi seluruh jemaah MT As Sodik Desa Rakit RT 04 RW 04 agar senantiasa diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian sakit dan diberikan pahala berlimpah sebagai penggugur dosa.

(ew/azd)