“Jemput Rezeki Halal, Bukan Hanya Menunggu” Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Fatma Kurnianingsih Motivasi 20 Anggota PKH Pingit

Banjarnegara (Humas) – Rezeki tidak akan datang jika hanya dipikirkan dan didoakan saja. Rezeki harus dijemput dengan ikhtiar, doa, dan cara yang diridhai Allah.

Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Fatma Kurnianingsih, dalam kegiatan penyuluhan di PKH Kelompok 2B Desa Pingit yang didampingi  Lukitasari Winastuti pada Jumat (11/9/2026)

Kegiatan ini dilaksanakan setiap bulan sekali dihadiri 20 anggota ibu-ibu penerima manfaat. Fatma mengangkat tema “Mencari Rezeki”, Fatma mengajak peserta untuk mengubah cara pandang dalam mencari nafkah keluarga.”Allah sudah menjamin rezeki setiap makhluk. Tapi kita diperintah untuk menjemputnya. Burung saja pagi keluar sarang dalam keadaan lapar, pulang dalam keadaan kenyang. Itu karena dia mau terbang dan berusaha,” jelas Fatma.

Ia menyampaikan 3 kunci dalam mencari rezeki. Pertama, pastikan halal dan baik. “Rezeki yang berkah itu yang halal. Jangan tergoda jalan pintas seperti judi online atau pinjol. Awalnya mudah, ujungnya menyusahkan. Allah tidak akan memberkahi rezeki yang haram.” Ungkapnya.

Kedua, ikhtiar dan kerja keras. “Bisa mulai dari usaha kecil di rumah. Jualan makanan, warung sembako, menjahit, atau bertani. Manfaatkan bantuan PKH untuk modal produktif, bukan habis untuk konsumsi saja. Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit.”Ucapnya.

Ketiga, jangan lupa doa dan syukur. “Setelah berusaha, serahkan kepada Allah. Dan apapun hasilnya, syukuri. Orang yang bersyukur, nikmatnya akan ditambah. QS. Ibrahim: 7.” Terangnya.

“Fatma juga mengingatkan agar para ibu menjadi manajer keuangan keluarga. “Catat pemasukan dan pengeluaran. Sisihkan untuk tabungan dan pendidikan anak. Itu bentuk ikhtiar jangka panjang.” Tambahnya.

Pendamping PKH, Lukitasari Winastuti, mendukung pesan tersebut. “Kami berharap ibu-ibu   PKH Kelompok  2B semakin semangat. Targetnya bukan hanya menerima bantuan, tapi bisa mandiri dan punya usaha sendiri.” Ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Diharapkan 20 anggota PKH Kelompok 2B Desa Pingit RT 06 RW 02 dapat lebih semangat mencari rezeki yang halal, sehingga keluarga menjadi sejahtera dan berkah. 

(n/azd)