Banjarnegara (Humas) — Pemerintah Kecamatan Susukan menggelar kegiatan konsolidasi lintas sektoral dalam rangka sosialisasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) di Aula Kantor Kecamatan Susukan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Susukan yang baru, Siti Izzati, dan dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, termasuk perwakilan dari KUA Susukan, Yusuf Andi Yulianto. (07/11/2025)
Dalam sambutannya, Camat Siti Izzati menyampaikan apresiasi kepada pihak UNSOED atas sinergi dan komitmen dalam mendukung pembangunan masyarakat di wilayah Kecamatan Susukan melalui program KKN tematik. “Kami menyambut baik pelaksanaan KKN ini karena sangat relevan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai sektor,” ujarnya.
Dua dosen perwakilan dari Universitas Jenderal Soedirman, yakni Prasetyo dan Joko, hadir untuk menyampaikan beberapa isu strategis yang menjadi fokus utama program KKN tahun 2026. Beberapa di antaranya meliputi dukungan terhadap program kerja pemerintah desa, peningkatan ketahanan pangan dan gizi, penguatan ekonomi umat, penanggulangan stunting dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pengurangan risiko kebencanaan.
Program KKN Unsoed di Kecamatan Susukan dijadwalkan berlangsung selama 35 hari pada bulan Januari hingga Februari 2026, dengan melibatkan sekitar 150 mahasiswa yang akan diterjunkan ke 15 desa di wilayah Kecamatan Susukan.
Perwakilan dari KUA Susukan, Yusuf Andi Yulianto, menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan KKN ini. “KUA Susukan akan berkontribusi sesuai dengan tupoksi kami, terutama dalam bidang pembinaan keagamaan, keluarga sakinah, serta pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai spiritual,” ungkap Yusuf.
Melalui kegiatan konsolidasi lintas sektoral ini, diharapkan kolaborasi antara Kecamatan Susukan, KUA, dan Universitas Jenderal Soedirman dapat memperkuat sinergi pembangunan masyarakat desa yang berkelanjutan.







