Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan keluarga, Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara, Ani Musyarofah, bersama pendamping Program Kelompok Harapan (PKH), Citra Aristy Yusliani, menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Peran Ibu dalam Membentuk Generasi Berakhlak”, pada hari Kamis (6/11). Kegiatan ini diikuti oleh para ibu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Krandegan.
Ani Musyarofah menegaskan bahwa ibu memiliki peran utama dalam membentuk karakter dan akhlak anak sejak dini. “Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari tangan ibu yang penuh kasih, akan lahir generasi yang beriman, jujur, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa pendidikan akhlak tidak hanya dilakukan melalui nasihat, tetapi juga melalui teladan dalam perilaku sehari-hari. “Anak-anak lebih banyak belajar dari apa yang mereka lihat. Ketika seorang ibu mampu menjadi contoh dalam kesabaran, kejujuran, dan disiplin, maka anak akan tumbuh dengan karakter yang kuat,” tambahnya.
Sementara itu, Citra Aristy Yusliani, Pendamping PKH, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Materi seperti ini sangat dibutuhkan ibu-ibu PKH. Mereka jadi lebih memahami bahwa peran mendidik tidak hanya tugas sekolah, tapi juga tanggung jawab orang tua, terutama ibu,” tuturnya.
Penyuluhan ini merupakan momentum untuk mengingatkan kembali betapa besarnya peran ibu dalam mencetak masa depan bangsa. Dari kelembutan tangan seorang ibu lahir keteguhan hati dan keimanan anak-anaknya. Semoga para ibu terus diberi kekuatan, kesabaran, dan kebijaksanaan dalam menjalankan perannya sebagai pendidik utama dalam keluarga, agar lahir generasi yang berakhlak, berilmu, dan berbakti. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar para ibu senantiasa diberi kekuatan dan kesabaran dalam mendidik anak-anaknya menjadi generasi yang beriman dan berakhlak mulia.







