Kegiatan Halaqah Harian Kelas Unggulan Tahfiz Madtsansa Tingkatkan Semangat Menghafal Al-Qur’an

Banjarnegara (Humas) – Suasana Masjid Darul Ulum MTs Negeri 1 Banjarnegara pada Rabu (29/10) pagi tampak khusyuk dan penuh semangat. Sejak pukul 07.00, para siswa kelas unggulan Tahfiz, yakni kelas 7C, 8C, dan 9C, mengikuti kegiatan halaqah harian yang menjadi bagian dari rutinitas pembinaan hafalan Al-Qur’an di madrasah tersebut.

Kegiatan halaqah harian ini dilaksanakan setiap hari Senin hingga Kamis pada jam pertama pembelajaran. Siswa-siswi tahfiz secara bergiliran menyetorkan hafalan baru, melakukan murojaah, serta mendapatkan bimbingan langsung dari para guru pembimbing tahfiz.

Koordinator kelas unggulan Tahfiz, Khoerul Mahbub Alhafidz, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter religius sekaligus peningkatan kemampuan hafalan para siswa.

“Setiap pagi anak-anak kita mulai dengan Al-Qur’an agar hati dan pikirannya bersih sebelum belajar. Mereka menyetorkan hafalan baru, lalu murojaah hafalan sebelumnya dengan bimbingan guru. Pola seperti ini terbukti efektif menjaga konsistensi dan kualitas hafalan,” ungkap Khoerul Mahbub.

“Kami ingin para siswa tidak hanya sekadar bisa menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, halaqah harian dibagi menjadi beberapa tahap. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan persiapan setoran hafalan baru (ziyadah), murojaah, serta ditutup dengan refleksi dan motivasi dari guru. Setiap siswa mendapatkan waktu 1–2 menit untuk menyetorkan hafalan di hadapan pembimbing yang memantau serta memperbaiki bacaan.

Elvira Ziaul Haque, wali kelas 7C yang turut mendampingi siswa-siswinya, menilai kegiatan halaqah harian memberikan dampak positif yang besar terhadap kedisiplinan dan ketenangan belajar siswa.

“Kegiatan ini luar biasa. Anak-anak datang lebih pagi, menata diri, membaca Al-Qur’an dengan khusyuk, lalu melanjutkan pelajaran umum dengan hati tenang,” tutur Elvira.

“Saya melihat perubahan nyata, terutama dari segi kedisiplinan, sopan santun, dan rasa tanggung jawab mereka terhadap hafalan,” lanjutnya.

Suasana halaqah di Masjid Darul Ulum pada pagi itu terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Beberapa siswa duduk melingkar bersama guru pembimbing, sementara yang lain dengan penuh kesungguhan melantunkan ayat-ayat suci yang telah dihafalkan.

Salah satu siswa kelas 7C, Atha Naufal, mengaku kegiatan halaqah ini membuatnya semakin termotivasi untuk terus menambah hafalan setiap hari.

“Awalnya saya merasa agak sulit karena harus menyetorkan hafalan baru tiap pagi. Tapi lama-lama jadi terbiasa dan malah senang karena hafalan saya bertambah,” ujar Atha dengan senyum bangga.

“Kalau murojaah bareng teman-teman juga lebih semangat, soalnya kami saling mengingatkan kalau ada yang lupa,” tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Inaya Azmi Athifa, siswi kelas 7C lainnya. Ia merasa kegiatan halaqah bukan hanya tentang menghafal, tetapi juga belajar menjaga konsistensi dan keikhlasan.

“Setiap pagi membaca Al-Qur’an bikin hati tenang. Guru-guru juga selalu memberi motivasi supaya kami tidak menyerah. Saya ingin bisa hafal minimal lima juz sebelum lulus dari MTs Negeri 1 Banjarnegara,” ungkap Inaya dengan penuh semangat.

Program kelas unggulan Tahfiz MTs Negeri 1 Banjarnegara sendiri menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam mewujudkan generasi Qur’ani yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Dengan pola pembelajaran halaqah yang terstruktur, para siswa diharapkan tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki pemahaman dan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an.

Menutup kegiatan halaqah, para guru memberikan umpan balik, motivasi, dan doa bersama sebelum siswa melanjutkan pelajaran berikutnya. Rutinitas penuh makna ini menjadi bukti nyata bagaimana Madtsansa terus berupaya mencetak generasi penerus yang berilmu dan beriman.

“Kami berharap kegiatan ini terus berjalan dengan semangat yang sama setiap harinya,” pungkas Khoerul Mahbub.

“Madtsansa akan terus mendukung penuh upaya pembinaan siswa agar menjadi hafiz-hafizah yang berprestasi dan berakhlak mulia.” (Fy/La)

Skip to content