Banjarnegara – Dalam suasana penuh kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri, seluruh guru dan karyawan MI Al-Fatah Parakancanggah (MIFABARA) mengikuti kegiatan halal bihalal tingkat Kecamatan Banjarnegara. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarpendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.(31/3)
Acara tersebut dihadiri oleh pengawas madrasah, kepala sekolah, serta para pendidik dan tenaga kependidikan dari jenjang RA dan MI se-Kecamatan Banjarnegara. Bertempat di Pusdamuh Banjarnegara, kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan prosesi ikrar halal bihalal. Ikrar disampaikan oleh Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Banjarnegara, Wahyul Khomisah, sebagai perwakilan peserta. Sementara itu, penerimaan ikrar diwakili oleh pengawas madrasah, Vijanti Marzuki.
Dalam suasana haru dan penuh makna, seluruh peserta mengikuti prosesi tersebut sebagai bentuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan setelah menjalani bulan suci Ramadan. Momen ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kekompakan merupakan kunci dalam memajukan dunia pendidikan.
Ketua panitia kegiatan, Bakhron Sodik, menyampaikan bahwa halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan. “Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antarpendidik, sehingga ke depan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan semakin kuat,” ujarnya.
Kepala Madrasah MIFABARA turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, halal bihalal menjadi tradisi yang sarat makna dan mampu memperkuat hubungan emosional antar sesama tenaga pendidik.
“Melalui momen ini, kita saling memaafkan dan memperbarui semangat kebersamaan. Dengan hati yang bersih, insyaAllah kita dapat menjalankan tugas mendidik dengan lebih baik dan penuh keikhlasan,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar guru dan tenaga kependidikan sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan berkualitas.
Kegiatan halal bihalal ini pun ditutup dengan saling bersalaman antar peserta, menciptakan suasana hangat penuh kekeluargaan. Senyum dan kebersamaan yang terjalin menjadi simbol kuatnya persaudaraan di lingkungan pendidikan madrasah.
Sebagaimana pesan yang tersirat dalam kegiatan ini, Silaturahmi yang terjaga akan menguatkan langkah bersama, dan dari hati yang saling memaafkan akan lahir semangat baru untuk mendidik generasi masa depan. (nas)







