Kenalkan Cerita Hewan, Mimau Gunakan Media Wayang Fabel

Banjarnegara (Humas) – Demi mengenalkan cerita-cerita tentang hewan, siswa-siswi Kelas 2B, MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo membuat wayang fabel dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Wayang fabel sendiri merupakan pewayangan yang menggunakan hewan sebagai tokoh utamanya. Tokoh-tokoh wayang fabel diambil dari cerita fabel yang telah dibaca oleh siswa-siswi Kelas 2B, seperti singa, kancil, buaya, tikus dan gajah. (31/1)

Tema yang diambil dalam wayang fabel ialah persahabatan dan saling menghormati. Pembelajaran dengan menggunakan wayang fabel ini dilakukan secara berkelompok. Seperti yang telah disampaikan oleh Wali Kelas 2B, Rosi Lisdiana bahwa setiap anak yang telah selesai membuat wayang fabel akan maju secara berkelompok dan menceritakan dongeng yang telah ditentukan.

“Dalam menggunakan wayang fabel ini, anak akan maju secara berkelompok, dengan cerita dongeng menggunakan wayang fabel yang sudah jadi,” ucap Rosi.

Rosi mengatakan jika pembelajaran dengan menggunakan wayang sebagai medianya tidak dilakukan secara asal-asalan. Namun, juga ada buku yang dijadikan sebagai penunjang dalam proses pembelajaran wayang fabel. Rosi juga mengatakan jika dalam pembuatan wayang fabel ini menggunakan bahan yang ramah lingkungan, seperti dengan memanfaatkan limbah kertas yang sudah tidak terpakai.

“Wayang Fabel ini merupakan wayang ramah lingkungan. Mengapa demikian, karena wayang ini terbuat dengan memanfaatkan limbah kertas yang sudah tidak terpakai,” ucap Rosi.

Tujuan pembelajaran menggunakan wayang fabel tak lain untuk mengajak anak agar lebih semangat dalam membaca cerita yang menjadikan hewan sebagai tokoh utamanya. Selain itu, juga agar anak dapat menceritakan dan memperagakan tokoh-tokoh dalam dongeng dengan menggunakan wayang. Melatih kreativitas anak, ketekunan dan kesabaran dalam pembuatannya.

Pada pembelajaran wayang fabel ini siswa-siswi Kelas 2B sangat antusias, terbukti dengan hasil wayang fabel yang terlihat bagus dan semangat mengikuti pembelajaran hingga akhir. (RN)

Skip to content