Banjarnegara (Humas) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Mandiraja menggelar kegiatan Halaqoh dan Silaturahmi bersama para tokoh agama, Kepala KUA, serta para penyuluh agama Islam se-Kecamatan Mandiraja. Kegiatan yang mengangkat tema “Mengembangkan Ukhuwah Islamiyah dan Kebersamaan” ini berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. (15/11/2025)
Acara diselenggarakan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara MUI dengan lembaga keagamaan di tingkat kecamatan, khususnya dalam membangun moderasi, kedamaian, serta persatuan umat.
Sinergi Lembaga Keagamaan untuk Mandiraja yang Harmonis
Halaqoh dibuka dengan tausiyah dan dialog ringan mengenai peran ulama, penyuluh, dan institusi KUA dalam menjaga kerukunan antarwarga. Para tokoh hadir memberikan pandangan strategis terkait penguatan ukhuwah serta tantangan dakwah kekinian di lingkungan masyarakat Mandiraja.
Testimoni Para Tokoh
Fahmi Hisyam – Ketua MUI Kabupaten Banjarnegara
“Mandiraja adalah wilayah dengan potensi besar dalam gerakan dakwah yang sejuk dan menenteramkan. Melalui halaqoh ini, saya berharap para ulama, penyuluh, dan pemuka agama terus menjadi teladan dalam menyebarkan Islam yang ramah, moderat, dan penuh kasih. Ukhuwah Islamiyah bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kerja bersama.”
Sumaryo – Ketua MUI Kecamatan Mandiraja
“Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi kami untuk saling menguatkan dan menyatukan langkah. Membangun kebersamaan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara MUI, KUA, para penyuluh, dan masyarakat agar Mandiraja tetap damai, rukun, dan religius.”
Musobihin – Kepala KUA Kecamatan Mandiraja
“KUA selalu siap bersinergi dengan MUI dalam meningkatkan kualitas layanan umat, baik dalam bimbingan keluarga sakinah, keagamaan, maupun pemberdayaan masyarakat. Ukhuwah yang kuat akan menjadikan Mandiraja semakin kokoh secara spiritual dan sosial.”
Hendriyanto – Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja
“Kami para penyuluh berkomitmen untuk terus menghadirkan dakwah yang menyentuh hati, membina masyarakat dengan pendekatan dialogis dan edukatif. Silaturahmi seperti ini memberikan energi baru bagi kami untuk terus bekerja dengan hati dan penuh keikhlasan.”
Kegiatan halaqoh ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk memperkuat kerja kolaboratif antara MUI, KUA, serta para penyuluh agama dalam membangun masyarakat Mandiraja yang lebih rukun, harmonis, dan berkemajuan.
(F/M, azd)







