Kepedulian Mengalir Deras: MT. Khairunnisa Bondolharjo Punggelan Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Longsor Situkung

Banjarnegara (Humas) – Bencana tanah longsor yang melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, pada pertengahan November 2025 terus memicu gelombang kepedulian dari berbagai pihak. Salah satu bantuan kemanusiaan datang dari Majelis Taklim (MT) Khairunnisa Desa Bondolharjo, Kecamatan Punggelan, melalui fasilitasi Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan, M. Syaiful Abidin.

Donasi berupa dana kemanusiaan tersebut diserahkan langsung oleh Syaiful Abidin kepada Posko Keagamaan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjarnegara. Penyerahan dilakukan pada hari Selasa (25/11/2025), di lokasi Posko yang berada di KUA Pandanarum. Bantuan ini merupakan hasil pengumpulan dana sukarela dari jemaah MT. Khairunnisa, yang merupakan kelompok binaan langsung dari Syaiful Abidin.

“Alhamdulillah, hari ini kami dipercaya menyerahkan titipan amanah dari ibu-ibu Majelis Taklim Khairunnisa Bondolharjo. Meskipun nilainya tidak seberapa, kami berharap donasi ini bisa menjadi obat penyejuk hati bagi saudara-saudara kita di Situkung,” ujar M. Syaiful Abidin usai penyerahan. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari ajaran agama tentang pentingnya tolong-menolong dan solidaritas sosial. “Ini adalah cerminan semangat ‘satu rasa, satu jiwa’ di tengah musibah yang menimpa. Kami berdoa semoga warga yang terdampak diberikan ketabahan,” pungkasnya.

Bantuan tersebut diterima oleh Mutolib, yang menjabat sebagai Koordinator Lapangan Posko Keagamaan Kemenag sekaligus Kepala KUA Pandanarum. Mutolib menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh MT. Khairunnisa dan PAI KUA Pagentan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Syaiful Abidin dan seluruh jemaah MT. Khairunnisa. Donasi ini sangat berarti, terutama saat ini fokus kita mulai bergeser ke fase pemulihan dan penataan kembali kehidupan masyarakat,” tutur Mutolib. Ia menjelaskan bahwa dana yang terkumpul akan diintegrasikan dengan bantuan lain untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi serta mendukung rencana jangka panjang seperti pembangunan hunian sementara.

“Posko Kemenag berfungsi sebagai pusat koordinasi bantuan spiritual, psikososial, dan kemanusiaan. Setiap rupiah yang disalurkan akan kami catat dan distribusikan secara transparan dan tepat sasaran. Semangat persaudaraan seperti ini adalah energi positif bagi kami di lapangan untuk terus bekerja,” tegasnya.

Longsor Situkung yang terjadi pada (16/11/2025) lalu telah menyebabkan kerugian material dan korban jiwa yang signifikan, menjadikan upaya pemulihan memerlukan dukungan berkelanjutan. Aksi nyata dari MT. Khairunnisa ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi majelis taklim dan komunitas lain untuk terus mengulurkan tangan.

(msa/ azd)

Skip to content