Banjarnegara (Humas) — Sebanyak 43 orang siswa dan wali siswa PAUD KB Pertiwi Plumbungan mendapat pencerahan spiritual melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) keagamaan yang diselenggarakan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin. Kegiatan yang mengangkat tema inspiratif “Keagungan Yang Menyinari, Tidak Memadamkan” ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme pada Kamis, (25/9/2025), bertempat di gedung PKBM Ngudi Luhur Plumbungan.
Acara ini sengaja digelar berdekatan dengan momen peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. dengan tujuan utama menanamkan nilai-nilai luhur dan akhlak mulia Rasulullah saw. sejak usia dini. Dalam paparannya, Syaiful Abidin menekankan pentingnya kerendahan hati sebagai kunci keagungan sejati, sebuah sifat yang amat diteladankan oleh Nabi Muhammad saw.
“Rasulullah menjadi semakin besar justru ketika beliau selalu menghindar untuk dibesar-besarkan,” ujar Syaiful dalam materinya. Ia menjelaskan bahwa kerendahan hati bukanlah tanda kelemahan, melainkan sumber kekuatan spiritual yang membuat beliau semakin dicintai dan diagungkan oleh umatnya. “Kerendahan hati beliau membuatnya semakin dicintai dan diagungkan. Inilah keagungan yang menyinari, bukan yang memaksa untuk dilihat,” tambahnya.
Kegiatan Bimluh ini mendapat sambutan positif dan apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Dalimin, Kepala PAUD KB Pertiwi Plumbungan, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. merupakan momen emas untuk edukasi karakter.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad menjadi momen yang sangat berharga. Saya mengapresiasi tinggi Penyuluh Agama yang telah memberikan Bimbingan dan Penyuluhan,” kata Dalimin. Ia menekankan bahwa sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan anak usia dini sangat krusial dalam pembangunan generasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan yang telah memberikan bimbingan dan penyuluhan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dan keteladanan Rasulullah kepada anak-anak serta menguatkan peran orang tua dalam pendidikan karakter. Semoga sinergi seperti ini terus terjalin untuk menciptakan generasi yang beriman dan berbudi pekerti luhur.,” tegasnya.
Dalimin berharap, materi bimbingan tidak hanya berhenti di telinga para peserta, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh siswa maupun wali siswa, sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Acara Bimluh tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif dan doa bersama, menandai komitmen bersama antara KUA Pagentan dan PAUD KB Pertiwi Plumbungan dalam mewujudkan pendidikan agama yang holistik. (msa, azd)







