Banjarnegara (Humas) – Majelis Taklim Nurul Hidayah Dusun Pingitlor kembali menggelar pertemuan rutinnya pada Kamis sore (25/9/2025) dengan suasana yang hangat, akrab, dan penuh semangat keagamaan walau cuaca di luar sedang hujan. Kegiatan kali ini terasa istimewa dengan hadirnya Turno sebagai Penyuluh Agama Pandanarum.
Pertemuan yang berlangsung di rumah salah satu anggota tersebut dihadiri oleh 45 orang jamaah, terdiri dari 4 laki-laki dan 41 perempuan. Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin, kemudian memasuki pengajian inti yang disampaikan langsung oleh Turno.
Dalam ceramahnya, Ia menekankan pentingnya menjaga shalat lima waktu sebagai pilar utama dalam kehidupan seorang Muslim dan shalat bukan hanya rutinitas ibadah, tetapi fondasi yang menopang karakter, moral, dan arah hidup seorang hamba.
“Kalau kita menjaga shalat, maka Allah akan menjaga kita. Shalat itu bukan sekadar gerakan, tapi komunikasi yang paling dekat antara kita dengan Sang Pencipta. Orang yang menjaga shalat, insya Allah akan lebih tenang hatinya, lebih lurus jalannya,” ungkap Turno di hadapan jamaah.
Ia juga mengajak para peserta untuk terus membangun kebiasaan shalat tepat waktu di rumah masing-masing dan menanamkan kebiasaan itu kepada anak-anak sejak dini.
“Kalau anak-anak kita terbiasa melihat orang tuanya menjaga shalat, maka tanpa disuruh pun mereka akan mengikuti. Ini adalah warisan terbaik untuk generasi kita selanjutnya,” tambahnya.
Setelah pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan dan doa bersama, kemudian diakhiri dengan sesi ramah tamah. Para jamaah menikmati hidangan sederhana yang disiapkan oleh tuan rumah sambil bersilaturahmi satu sama lain dalam suasana yang penuh kehangatan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Majelis Taklim tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang sosial yang mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.
Dengan adanya bimbingan dari para Penyuluh Agama Islam, seperti Turno, diharapkan masyarakat semakin memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari hal yang paling mendasar yaitu menjaga shalat. (ev, azd)







