Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jemaah Majelis Taklim (MT) Mantep Sasmita Babadan, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula KB Mantep Sasmita ini diikuti oleh 33 orang jemaah yang seluruhnya merupakan wali siswa KB Mantep Sasmita Babadan.
Dalam kegiatan bimbingan penyuluhan tersebut, M. Syaiful Abidin mengusung tema kajian yang sangat krusial dalam kehidupan berkeluarga, yaitu “Ketika Kasih Sayang Salah Arah: Rahasia QS. At-Taghabun Ayat 14 dalam Mendidik Anak”.
Syaiful menjelaskan bahwa banyak orang tua yang beranggapan memanjakan dan memenuhi segala keinginan anak tanpa batas adalah bentuk kasih sayang tertinggi. Padahal, Al-Qur’an telah mengingatkan bahwa kasih sayang yang tanpa arahan agama justru bisa berujung pada kehancuran karakter anak.
“Dalam Surat At-Taghabun ayat 14, Allah SWT mengingatkan bahwa pasangan dan anak-anak kita bisa menjadi ‘musuh’ bagi kita jika kita salah dalam mengarahkan dan mendidik mereka. Musuh di sini artinya mereka bisa melalaikan kita dari ketaatan kepada Allah. Oleh karena itu, mendidik anak bukan sekadar menuruti semua kemauannya, melainkan membentengi mereka dengan aqidah, akhlak, dan batasan agama agar kasih sayang kita menyelamatkan mereka kelak di akhirat,” tegas Syaiful di hadapan para jemaah.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang jalannya penyuluhan. Para wali siswa aktif menyimak dan berdiskusi terkait tantangan pengasuhan anak di era modern saat ini.
Ketua Majelis Taklim Mantep Sasmita yang sekaligus menjabat sebagai Kepala KB Mantep Sasmita, Any Sri Zulaikhah, menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas materi penyuluhan yang disampaikan oleh Bapak Syaiful. Tema ini sangat relevan bagi para wali siswa kami yang sedang dalam masa emas mendidik anak usia dini. Sering kali orang tua terlena dan salah mengartikan kasih sayang. Melalui bimbingan ini, kami berharap para orang tua mendapatkan pemahaman baru untuk menerapkan pola pengasuhan yang sesuai dengan ajaran Islam di rumah masing-masing,” ungkap Any.
Kegiatan bimbingan penyuluhan ini diakhiri dengan doa bersama dan komitmen KUA Pagentan untuk terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan PAUD/KB dalam memberikan edukasi keagamaan dan pola asuh Islami secara berkesinambungan.
(msa/azd)
