Banjarnegara – Hampir setiap minggunya, Program Full Day School ( FDS ) Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Banjarnegara ( MEGABARA ) menggelar ujian Tasmi Al Qur’an. Tasmi Al Qur’an adalah kegiatan memperdengarkan bacaan Al Qur’an dihadapan orang lain terutama kepada para penguji / guru. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menguji kebenaran dan kelancaran hafalan. Ujian ini berlaku bagi siswa program FDS yang sudah menyelesaikan proses setoran, talaqi, dan murojaah kepada para musyrif. Hari ini, Sabtu 17 Mei 2025, Ketua OSIS MEGABARA, Nurfi Laela Tarwiyatin, mengikuti ujian Tasmi Al Qur’an juz 1 bil ghaib. Tasmi ini dimulai pukul 08.00 – 10.00 WIB. Sentra pelaksanaan Tasmi berada di aula madrasah. Selain para penguji, hadir juga pada kegiatan ini salah satu Wakil Kepala Madrasah, wali murid dan rekan-rekan peserta ujian.
Sebagai pemandu Tasmi kali ini adalah ustadzah Mabda. Setelah pembukaan oleh pemandu acara, selanjutnya adalah sambutan dari Wakil Kepala Madrasah Bagian Kurikulum ( Wakakur ), Akhun Sobari. Beliau menyatakan apresiasi yang besar bagi siswa khususnya yang akan Tasmi kali ini yaitu Nurfi Laela Tarwiyatin serta pembimbing yang tentunya sudah bekerja keras sehingga sampai pada tahap ini.
“ Kepada Ananda Nurfi yang sebentar lagi akan menempuh ujian Tasmi, saya yakin sudah mempersiapkan semaksimal mungkin. Pastinya banyak sekali tantangan yang harus dihadapi seperti kesibukannya sebagai ketua OSIS. Tapi dengan disiplin, istiqomah dan tekad yang kuat dalam menghafal, nyatanya bisa dilalui dengan mengikuti ujian Tasmi ini. Laksanakan dengan hati tenang dan khusyu. Semoga berjalan lancar sesuai harapan dan selanjutnya ghirah untuk menambah hafalan lagi semakin besar dengan mengikuti Tasmi untuk juz berikutnya. Selamat berjuang, “ tuturnya.

Selama kurang lebih 2 jam, Nurfi melantunkan ayat demi ayat hafalannya pada juz 1 dengan tartil dan fasih. Ini ketiga kalinya bagi Nurfi mengikuti ujian Tasmi. Sebelumnya, ia sudah sukses untuk Tasmi pada juz 29 dan juz 30. Ia memilih ustadz Sarqun Aziana Aziz sebagai penguji Tasmi kali ini.
Setelah ujian Tasmi selesai, Ustadz Sarqun Aziana Aziz sebagai penguji memberikan beberapa koreksi dan motivasi kepada Nurfi. “ Selamat untuk Nurfi yang sudah melaksanakan Tasmi juz 1 dengan lancar. Namun begitu, ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi agar kedepan menjadi lebih baik lagi, seperti makhorijul huruf ada yang masih kurang fasih dan belum konsisten. Juga ada tajwid yang masih salah. Saran saya adalah harus betul-betul bisa menejemen waktu. Ditengah-tengah kesibukan apapun harus bisa meluangkan waktu untuk talaqi dan murojaah, “ jelasnya.

Setelah berhasil menyelesaikan hafalannya, Nurfi mengungkapkan perasaannya. Awalnya ia merasa tetap was-was dan kurang percaya diri meskipun ini Tasmi yang ketiga kali baginya. Namun, ia merasa lega akhirnya berhasil.
“ Alhamdulillah, saya sangat bersyukur akhirnya saya berhasil menyelesaikan Tasmi juz 1 ini. Meskipun saya sudah mempersiapkan dengan sungguh-sungguh namun tetap saja masih ada kesalahan, tetapi ini menjadi motivasi saya agar lebih baik lagi dalam menghafal, dalam murojaah dalam rangka muqorobatulqur’an. Perjalanan saya masih sangat panjang untuk itu, mohon do’anya kepada semua agar saya selalu bisa istiqomah menghafal juz berikutnya dan selalu menjaga hafalan yang sudah diujikan. Saya sangat berterima kasih kepada semua yang telah membimbing saya. Orang tua saya tercinta, para ustadz/ustadzah, Bapak Ibu guru, dan pastinya teman-teman se-frekuensi yang selalu ada buat saya dan saling mensupport, “ kata remaja yang bercita-cita jadi content kreator atau influencer muslimah ini.
Sri mulyati sebagai orang tua mengaku terharu, sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian putrinya. Ia mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu putrinya. “ Saya sangat bersyukur atas pencapaian hafalan 3 juz anak saya dan hanya ucapan terima kasih kepada semuanya yang telah membimbing, hanya Allahlah yang akan membalasnya. Sebagai orang tua, saya akan lebih memotivasi dan membimbing Nurfi agar menjadi lebih baik dan lebih semangat lagi dalam menghafal, “ jelasnya .
Kepala Madrasah, Natir, dalam penuturannya sangat mensupport ujian Tasmi ini. “ Tasmi Al Qur’an adalah tahapan khusus yang harus dilalui siswa pada kelas FDS. Harapannya dengan adanya Tasmi siswa mampu menghafal AL Qur’an sekaligus menjadi motivasi bagi siswa untuk menambah hafalannya, “ terangnya seusai ujian Tasmi ini.
Meskipun ada sedikit kekurangan, tetapi ia mendapat apresiasi dari semua yang hadir pada saat Tasmi berlangsung. Selamat solikhah, semangat mengemban misi mulia membumikan Al Qur’an. Semoga Allah selalu mudahkan, selalu memberi kelancaran juga kekuatan. Jadilah generasi Qur’an ( Jil Qur’ani ) yang kehadirannya selalu dinantikan setiap zaman. Allahummarhamna bil Qur’an. ( FN )







