Banjarnegara (Humas) – Luar biasa! Senin (26/8) MTs Negeri 1 Banjarnegara menerima kunjungan dua orang mahasiswi yang berasal dari Jepang, Yuna Kotoyori dan Ririko Yamashita. Keduanya merupakan mahasiswi asal Tokyo University yang sedang melaksanakan kegiatan volunteer selama sebulan di Banjarnegara.
Bersama Aris Amaludin Akhmad dari YPI Cokroaminoto Banjarnegara, dua mahasiswi Jepang yang akrab disapa Yuna dan Ririko tiba di MTs Negeri 1 Banjarnegara dengan pakaian simple hitam putih. Mereka disambut tarian asal Jawa Timur dan bendera-bendera Indonesia dan Jepang yang dipegang oleh deretan pengurus OSIS, Dewan Penggalang dan PMR MTs Negeri 1 Banjarnegara.
Kegiatan kunjungan diawali dengan welcome ceremony yang dilaksanakan di lapangan basket MTs Negeri 1 Banjarnegara bersama seluruh keluarga besar baik siswa maupun GTK.
Agustina Dewi Merdekawati, yang bertugas sebagai host dalam kegiatan welcome ceremony tersebut mengajak seluruh siswa menyapa tamu asal negeri sakura.
“Konnichiwa….” teriak seluruh siswa dan GTK menyambut kehadiran Yuna dan Ririko di lapangan basket.
Yatiman, kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan apresiasi kepada Yuna dan Ririko serta tim.
“Selamat datang di MTs Negeri 1 Banjarnegara, madrasah tsanawiyah terbaik di Banjarnegara. Tentunya, Madtsansa siap bersahabat dengan teman-teman dari manapun termasuk Jepang. Insya Allah ini akan memberikan motivasi kepada seluruh siswa Madtsansa untuk semakin bersemangat dalam belajar agar suatu hari nanti pun dapat berkesempatan mengunjungi sekolah-sekolah di Jepang atau negara-negara maju lainnya.” Ucap Yatiman.
“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China! Sebuah peribahasa yang memiliki arti untuk setiap kita terus bersemangat dalam menuntut ilmu pendidikan meski harus menempuh ke negeri yang jauh. Terima kasih Yuna dan Ririko, semoga menginspirasi siswa-siswi kami.” Sambungnya.
Welcome ceremony dilanjutkan dengan perkenalan kedua mahasiswi yang disambut dengan sorak sorai seluruh siswa Madtsansa.
Kegiatan berlanjut dengan dialog seputar kebudayaan dan pendidikan antar dua negara. Dilaksanakan di masjid Darul Ulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, dialog diawali dengan cerita singkat terkait ‘daily activity’ mereka di Jepang.
“Di Jepang kami bangun jam 8, sangat berbeda dengan di Indonesia ya, Hehehe… untuk siswa SMP di sana, belajarnya mulai jam 9 sampai jam 3 sore lanjut kegiatan olahraga dan seni hingga jam 7 malam.” Ucap Yuna yang sekarang sudah kuliah di semester 3.
Sementara menurut Ririko, ada banyak hal baru yang ia dapatkan sejak tinggal di Indonesia.
“Jalan-jalan di Indonesia sangat ramai, bahkan di sini suara klakson begitu sering terdengar. Sangat berbeda dengan di Jepang. Tapi orang Indonesia sangat ramah dan kami sangat nyaman dengan sambutan yang selalu hangat.”ujar Ririko.
Muhammad Brian Ziyada El Khair salah satu siswa peserta dialog menyampaikan bahwa kunjungan dua mahasiswi Jepang ini telah membakar semangatnya.
“Saya jadi sangat ingin bisa belajar ke Jepang. Semoga Allah memudahkan jalan saya untuk dapat belajar hingga ke negeri matahari terbit. Terima kasih Madtsansa telah mempertemukan kami dengan Yuna dan Ririko,” ujar Brian salah satu siswa kelas 9E Madtsansa.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah di ruang tamu kepala madrasah. (lin/La)







