Banjarnegara (Humas) – Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), Nasirin, memberikan pembinaan pegawai di lingkungan Kantor Kecamatan Banjarnegara, pada Jumat (31/10/2025) pukul 08.00–09.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri atas staf dan tenaga teknis di Kantor Kecamatan Banjarnegara.
Acara tersebut merupakan agenda rutin hasil kerja sama antara Camat Banjarnegara dan KUA Kecamatan Banjarnegara, yang telah berlangsung konsisten sejak tahun 2020 hingga saat ini.
Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan mental, peningkatan disiplin, serta penguatan nilai-nilai kerja aparatur pemerintah di tingkat kecamatan.
Dalam arahannya, Nasirin menekankan pentingnya membangun karakter dan etos kerja yang berintegritas serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Pembinaan ini adalah investasi. Kami ingin staf di lingkungan kecamatan tidak hanya mahir dalam administrasi, tetapi juga cakap berkomunikasi secara digital. Hal ini sejalan dengan semangat untuk mewujudkan layanan publik yang SMART dan responsif,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa kolaborasi antara lembaga pemerintahan sangat penting untuk menciptakan aparatur yang profesional dan berorientasi pelayanan.
Sementara itu, Camat Banjarnegara dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan pegawai juga menjadi sarana untuk memperkuat implementasi Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama, yaitu:
- Integritas, sebagai fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
- Profesionalitas, dengan terus meningkatkan kompetensi dan kualitas kinerja.
- Inovasi, untuk menemukan cara kerja yang lebih efektif dan efisien.
- Tanggung Jawab, dalam melaksanakan amanah publik dengan sebaik-baiknya.
- Keteladanan, dengan memberi contoh nyata dalam disiplin dan pelayanan.
“Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya membangun ASN dan pegawai yang berkarakter kuat, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para peserta menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan loyalitas, kedisiplinan, dan kualitas kinerja di lingkungan kerja masing-masing.
Melalui pembinaan ini, diharapkan terwujud aparatur yang berintegritas, melayani dengan hati, dan siap menjadi teladan dalam birokrasi yang bersih dan berwibawa.







