Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, resmi menjalin kemitraan strategis dengan Pelaksana Program Keluarga Harapan (PPKH) Kecamatan Bawang. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini bertujuan mengintegrasikan pembinaan spiritual dan moral bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan, demi menciptakan keluarga yang sejahtera lahir dan batin. (06/10)
Sinergi Membangun Keluarga Sakinah yang Berdaya
Kepala KUA Kecamatan Bawang menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah progresif dalam memastikan bantuan sosial tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas keimanan dan ketahanan keluarga.
“Melalui MoU ini, para Penyuluh Agama Islam akan aktif mendampingi KPM PPKH. Kami fokus memberikan bimbingan dan penyuluhan agama yang relevan, terutama terkait pendidikan karakter Islami, etika rumah tangga, dan pencegahan masalah sosial seperti pernikahan usia dini,” jelas Kepala KUA.
Pendampingan ini diharapkan mampu melengkapi program wajib PPKH, sehingga KPM memiliki fondasi moral yang kuat untuk mengelola bantuan dan mendidik anak-anak mereka.
Peran KUA Melengkapi Pemberdayaan Sosial
Koordinator PPKH Kecamatan Bawang menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, aspek spiritual dan mental adalah komponen penting yang sangat dibutuhkan oleh KPM.
“Kami menyadari bahwa keberlanjutan perubahan ekonomi harus ditopang oleh fondasi spiritual yang kuat. Penyuluh Agama Islam memiliki peran krusial sebagai motivator dan fasilitator,” ujar Koordinator PPKH.
Ia menambahkan, “Sinergi ini menegaskan bahwa Kesejahteraan tidak hanya diukur dari kecukupan materi, tetapi juga dari ketenangan jiwa dan keutuhan moral keluarga. KUA hadir untuk memberikan bekal itu, melengkapi upaya pemberdayaan yang telah kami lakukan.”
Dengan adanya kolaborasi ini, KUA dan PPKH Bawang berkomitmen memastikan KPM tidak hanya terbantu secara finansial, tetapi juga menjadi keluarga yang mandiri, harmonis (sakinah), dan memiliki karakter yang kokoh untuk memutus rantai kemiskinan dan menciptakan generasi yang lebih baik. Program bersama ini akan segera diimplementasikan melalui pertemuan bimbingan rutin dan pendampingan lapangan. (mfm, azd)







