KUA & BPKB Rakit Bekali Calon Pengantin: Kunci Sakinah Ada di Pondasi, Peran Ayah, dan Keuangan

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama ( KUA) Rakit bersinergi dengan Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (BPKB),  menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) se-Kecamatan Rakit. 

Kegiatan yang mengusung tema “Kunci Sakinah Ada di Pondasi, Peran Ayah, dan Keuangan” ini dilksanakan pada Senin (8/6/2026) di Balai Nikah KUA Rakit.

Sebanyak 15 pasang calon pengantin  mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan antusias. Bimbingan perkawinan ini bertujuan membekali calon pasangan suami istri dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam membangun keluarga yang harmonis, Tangguh dan berkualitas.

Materi pertama disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Endah Widyawati, dengan tema “Pondasi Keluarga Sakinah”. Dalam paparannya  menekankan tiga tiang utama: pemahaman agama, komunikasi sehat, dan komitmen untuk saling memaafkan. “Rumah tangga kuat bukan karena tidak ada masalah, tapi karena keduanya tahu cara menyelesaikannya dengan iman,” ujarnya.

Materi kedua Destie dari Balai Penyuluhan Keluarga Berencana. Ia mengangkat tema “Hadirkan Peran Ayah Dalam Pola Asuh Anak”. Destie mengajak calon suami untuk tidak lepas tangan dalam urusan domestik dan pengasuhan anak. Ayah yang hadir secara fisik dan emosional akan melahirkan anak yang percaya diri dan keluarga yang harmonis. “Peran ayah itu bukan pengganti ibu, tapi pelengkap yang sama pentingnya,” jelas Destie.

Sementara itu Fatma Kurniangsih menyampaiakan materi mengenai  “Cara Mengelola Keuangan Keluarga”. Calon pengantin diajarkan membuat skala prioritas, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya transparansi soal penghasilan dan utang sebelum menikah. “Kunci anti-ribut soal uang: catat, sepakati, dan saling terbuka,” pesan penyuluh.

Kepala KUA Rakit, Tabah Agung Sokayani, memberikan  apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pernikahan bukan hanya akad, tapi perjalanan panjang yang butuh bekal ilmu, mental, dan strategi. “Bimwin ini ikhtiar kami agar setiap keluarga yang lahir di Rakit benar-benar berkualitas, sakinah, mawaddah, warahmah,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung secara interatif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti peserta secara aaktif  hingga acara berakhir 

(n/e/azd)