Banjarnegara (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja menyalurkan bantuan berupa jilbab kepada siswi SDN 1 Pandanarum yang terdampak bencana tanah longsor di wilayah Situkung, Desa Pandanarum. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati terhadap korban pascabencana, khususnya anak-anak usia sekolah. (05/01/2026)
Bantuan jilbab diserahkan langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Hendriyanto, dan diterima secara langsung oleh Kepala SDN 1 Pandanarum, Ibu Sulis Setiyaningsih, pada kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Ibu Sulis Setiyaningsih menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh KUA Mandiraja.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KUA Mandiraja, khususnya kepada Bapak Hendriyanto selaku Penyuluh Agama Islam. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami yang terdampak bencana longsor. Tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan semangat dan perhatian moral bagi para siswa,” ujar Ibu Sulis Setiyaningsih.
Sementara itu, Hendriyanto selaku Penyuluh Agama Islam menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan.
“Bantuan ini memang tidak seberapa, namun kami berharap bisa sedikit meringankan beban dan memberikan kebahagiaan kepada anak-anak, khususnya para siswi yang terdampak bencana tanah longsor di Situkung Pandanarum. Semoga ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk tetap belajar dan beraktivitas,” tutur Hendriyanto.
Salah satu penerima bantuan, Putri, siswi kelas V SDN 1 Pandanarum, tampak bahagia saat menerima jilbab tersebut.
“Saya senang dan terima kasih sudah diberi jilbab. Semoga Bapak dan Ibu semua diberi kesehatan,” ungkap Putri dengan wajah ceria.
Melalui kegiatan ini, KUA Mandiraja berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan keagamaan, tetapi juga dalam aksi sosial kemanusiaan, khususnya pada saat masyarakat menghadapi musibah.
(F/M)







