KUA Rakit dan Puskesmas 2 Rakit Gelar Bimbingan Perkawinan, Perkuat Bekal Calon Pengantin Menuju Keluarga Berkualitas

Banjarnegara (Humas) — Sinergi lintas sektor kembali diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin yang diselenggarakan oleh Puskesmas 2 Rakit bekerja sama dengan KUA Rakit. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Nikah KUA Rakit, Selasa (28/4/2026) dan diikuti oleh 20 peserta dengan antusias.

Kepala KUA Rakit, Tabah Agung Sokayani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bimbingan perkawinan merupakan ikhtiar penting dalam mempersiapkan pasangan calon suami istri agar mampu membangun rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan visi, komitmen, dan kesiapan lahir batin.

“Melalui kegiatan ini, calon pengantin diharapkan memiliki bekal ilmu, pemahaman, dan keterampilan dalam menjalani kehidupan rumah tangga, sehingga mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Tabah Agung Sokayani.

Camat Rakit, Dadar, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi antara Puskesmas 2 Rakit dan KUA Rakit. Ia menilai kerja sama tersebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan generasi keluarga yang sehat dan sejahtera.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi ini. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi menciptakan keluarga yang kuat, sehat, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Sementara itu, Nuruddin Kepala Puskesmas 2 Rakit dalam sambutannya menegaskan pentingnya calon pengantin memiliki bekal pengetahuan berumah tangga, baik dari aspek kesehatan, psikologis, maupun sosial. Dengan pembekalan yang memadai, pasangan diharapkan lebih siap menghadapi dinamika kehidupan keluarga serta mampu menjaga kesehatan ibu dan anak di masa mendatang.

Pada sesi materi, Ani Riyati Munawaroh menyampaikan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) tentang kesehatan reproduksi. Materi tersebut meliputi pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, perencanaan kehamilan, pola hidup sehat, serta upaya pencegahan stunting sejak sebelum menikah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan calon pengantin semakin siap memasuki jenjang pernikahan dan mampu membangun keluarga yang sehat, harmonis, serta berkualitas. 

(n/azd)

Skip to content