Kurnia dan Lutfi, Dua Alumni MI Al Fatah Parakancanggah yang Menyelesaikan Hafalan 30 Juz Sejak Dini

Banjarnegara – Cahaya kebahagiaan dan rasa haru kembali menyelimuti acara Imtihan Khotmil Qur’an & PTPT Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib ke-4 di Pondok Pesantren Yaqutun Nafis, Banjarnegara. Selain hadirnya santri termuda Dhanis Abyas yang berhasil menamatkan hafalan Al-Qur’an, acara tersebut juga menjadi momen istimewa bagi dua alumni MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA), yaitu Kurnia dan Lutfi, yang kini resmi menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an secara sempurna.(26/10)

Keduanya merupakan sosok inspiratif yang membuktikan bahwa semangat menghafal Al-Qur’an bisa dimulai sejak dini. Baik Kurnia maupun Lutfi telah mengenal dan mulai menghafal Al-Qur’an sejak mereka duduk di bangku MI Al Fatah Parakancanggah. Dari usia anak-anak, mereka telah terbiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an melalui bimbingan guru-guru madrasah yang sabar dan penuh kasih sayang.

Dalam wawancara singkat seusai acara, keduanya mengungkapkan rasa syukur dan haru atas pencapaian tersebut.

“Kami tidak akan sampai di titik ini tanpa bimbingan guru-guru MI Al Fatah yang dulu mengenalkan kami pada Al-Qur’an. Di situlah awal kami belajar mencintai dan menjaga hafalan,” ujar Kurnia dengan mata berkaca-kaca.

Lutfi menambahkan bahwa proses menghafal Al-Qur’an adalah perjalanan panjang yang membutuhkan kesabaran.

“Banyak sekali tantangan, tapi kami belajar untuk tidak menyerah. Karena setiap ayat yang kami hafal bukan sekadar bacaan, tapi juga doa dan cahaya untuk hidup kami,” ucapnya penuh makna.

Prestasi Kurnia dan Lutfi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Kepala Madrasah dan para guru turut hadir dalam acara Imtihan untuk memberikan dukungan dan doa. Mereka merasa haru sekaligus bangga melihat mantan peserta didik mereka kini telah menjadi para hafidz Al-Qur’an yang siap menginspirasi generasi berikutnya.

Melalui prestasi yang diraih oleh Kurnia dan Lutfi, harapannya semakin banyak siswa MIFABARA yang termotivasi untuk mengikuti jejak mereka

Kepala MI Al Fatah Parakancanggah dalam keterangannya juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Kurnia dan Lutfi telah menunjukkan bahwa dasar cinta Al-Qur’an yang ditanam sejak MI bisa tumbuh menjadi pohon kebaikan yang rindang. Semoga prestasi mereka menjadi motivasi bagi seluruh siswa MIFABARA untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.”Ungkapnya. (nas)

Skip to content