Banjarnegara – Program Tantangan Literasi Ramadhan di MIFABARA terus menghadirkan tulisan reflektif dari para siswa. Pada hari ke-16, Chalinda, siswi kelas 5D, menuliskan gagasan hangat tentang pentingnya kebersamaan keluarga di bulan suci. Dalam karyanya, Chalinda mengangkat tema “Ramadhan sebagai Momen Emas Mempererat Ikatan Keluarga.”(7/3)
Dalam tulisannya, Chalinda menggambarkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang kebersamaan yang penuh makna bersama orang-orang terdekat. “Ramadhan adalah momen emas untuk mempererat ikatan keluarga, mengubah suasana puasa menjadi kebersamaan yang hangat dan penuh berkah,” tulisnya dengan penuh kehangatan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan sederhana seperti sahur bersama, berbuka puasa di meja yang sama, hingga melaksanakan shalat berjamaah dapat menjadi waktu berharga untuk memperkuat rasa cinta dalam keluarga. Bagi Chalinda, momen-momen kecil itu justru menjadi kenangan yang paling berarti.
Lebih jauh, Chalinda juga menuliskan bahwa liburan Ramadhan bersama keluarga bukan sekadar rekreasi biasa. “Liburan Ramadhan bersama keluarga bukan hanya jalan-jalan, tetapi waktu berharga untuk berbagi cinta, tawa, dan kenangan tak terlupakan di bulan suci,” tulisnya. Ia meyakini bahwa kebersamaan seperti itu mampu menumbuhkan rasa syukur dan kebahagiaan yang sederhana.
Wali kelas 5D memberikan apresiasi atas pesan yang disampaikan Chalinda. “Tulisan ini mengingatkan kita bahwa Ramadhan tidak hanya memperkuat hubungan dengan Allah, tetapi juga mempererat hubungan dengan keluarga,” ujarnya.
Kepala Madrasah MIFABARA, Durotun Nafisah, turut menyampaikan pandangannya. “Nilai kebersamaan keluarga adalah bagian penting dari pendidikan karakter. Apa yang ditulis Chalinda menunjukkan bahwa anak-anak mulai memahami makna Ramadhan secara lebih luas,” tuturnya.
Melalui literasi hari ke-16 ini, Chalinda mengajak semua orang untuk tidak melewatkan momen berharga bersama keluarga di bulan Ramadhan. Sebab di balik setiap sahur yang sederhana, setiap tawa saat berbuka, dan setiap doa yang dipanjatkan bersama, tersimpan kenangan indah yang akan selalu menghangatkan hati sepanjang waktu. (nas)







