Banjarnegara — Podcast Madtsansa Ada Apa? kembali hadir dengan format reborn yang lebih segar, dinamis, dan inspiratif. Episode kedua Reborn yang tayang Selasa (22/7) di kanal YouTube dan Spotify Madtsansa mengangkat tema “Road to Lomba PJAS Aman Tingkat Nasional”, mengupas perjuangan luar biasa Tim Keamanan Pangan Sekolah (TKPS) MTs Negeri 1 Banjarnegara yang kini bersiap menembus panggung nasional.
Dipandu oleh host Linara yang dikenal dengan gaya khasnya yang puitis namun membumi, episode ini menghadirkan dua narasumber spesial: Nurwachidin Supriyatno, Ketua Tim Senior TKPS Madtsansa, dan Gaida Gading Khasyfa, anggota tim junior yang juga menjadi “wajah muda” gerakan PJAS Aman di lingkungan sekolah.
Dalam perbincangan hangat yang dibuka dengan narasi menyentuh dari Linara, Nurwachidin menjelaskan bahwa PJAS Aman (Pangan Jajanan Anak Sekolah Aman) merupakan program dari BPOM yang bertujuan melindungi siswa dari jajanan yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan pewarna tekstil.
“Kalau tubuh anak-anak itu taman bunga, maka jajanan yang sehat adalah air penyiramnya. Kalau airnya beracun, tamatlah tumbuhan itu,” ungkap Nurwachidin, memancing decak kagum host dan pendengar.
Tak hanya menjelaskan konsep, Nurwachidin juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan terhadap seluruh ekosistem sekolah—dari kantin, guru, wali murid, hingga siswa.
“Kami tidak ingin anak-anak belajar sambil sakit. Kami ingin mereka tumbuh sehat, kuat, dan ceria. Karena Madtsansa bukan hanya madrasah pengetahuan, tapi tempat anak-anak belajar bahwa hidup itu… perlindungan,” tambahnya.
Sementara itu, Gaida dengan semangat remajanya menceritakan pengalamannya bergabung di TKPS. Awalnya mengira hanya mengikuti ekskul biasa, ternyata ia justru menjadi bagian dari gerakan besar yang melibatkan investigasi pangan.
“Kami tuh kayak detektif makanan. Belajar mengenali ciri-ciri jajanan berbahaya, pakai alat uji cepat, dan bahkan bikin konten edukatif buat teman-teman. Seru dan menantang!” katanya.
Gaida mengungkapkan bahwa salah satu momen paling menegangkan adalah saat harus “menegur” teman sendiri soal jajanan yang dicurigai tidak aman.
“Awalnya canggung, tapi kami diajarkan pendekatan persuasif. Kita bilang, ‘Eh, tahu nggak, bakso itu warnanya terlalu putih loh, bisa jadi ada formalinnya.’ Terus kita ajak lihat hasil uji. Lama-lama mereka sadar, bahkan ada yang ikut kampanye!” ungkapnya dengan bangga.
Menjelang lomba tingkat nasional, tantangan yang dihadapi TKPS Madtsansa tak sedikit. Menurut Nurwachidin, tantangan terbesar adalah mengubah mindset siswa dan orang tua terhadap jajanan luar sekolah.
“Kita nggak bisa melarang secara keras. Justru harus memberi pilihan sehat dan menarik. Edukasi terus-menerus adalah kuncinya,” ujarnya.
Koordinasi lintas pihak juga menjadi kunci kesuksesan. Sinergi antara guru, tim kantin, siswa, dan wali murid harus dijaga agar program ini berkelanjutan dan membudaya.
Mengenai sistem penilaian lomba, Nurwachidin menyebut aspek yang dinilai meliputi struktur tim, dokumentasi, hasil monitoring, presentasi, inovasi, hingga keberlanjutan program.
“Bahkan Gaida dan teman-teman akan diwawancarai langsung oleh juri nasional. Jadi kesiapan mental dan pemahaman mereka juga diuji,” jelasnya.
Salah satu guru Madtsansa, menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap tim PJAS.
“Saya melihat transformasi luar biasa di anak-anak. Mereka tak hanya pintar di kelas, tapi juga sadar akan kesehatan. Program ini mendidik mereka menjadi warga yang peduli dan bertanggung jawab sejak dini.”
Menutup sesi, Linara meminta para narasumber menyampaikan harapannya.
“Saya ingin Madtsansa menjadi model nasional PJAS. Bukan sekadar menang lomba, tapi menjadi tempat lahirnya budaya sadar pangan,” tegas Nurwachidin.
“Saya ingin teman-teman makin peduli dengan apa yang mereka makan. Dan… semoga kita bisa bawa pulang juara nasional!” kata Gaida penuh harap.
Podcast ditutup dengan jingle khas Madtsansa dan semangat yang menggelora. Episode ini bukan sekadar bincang santai, tapi menjadi ajakan reflektif bagi seluruh pendengar—bahwa keamanan pangan bukan hal sepele, melainkan bagian dari cinta dan tanggung jawab bersama.
Tonton episode lengkapnya di YouTube dan Spotify: “Madtsansa Ada Apa? — Road to Lomba PJAS Aman Tingkat Nasional”.
Dukung Tim TKPS Madtsansa menuju prestasi nasional dan masa depan yang lebih sehat untuk generasi muda! (Fy)







