Mahasiswa PPL STIT Tunas Bangsa Hadirkan Pembelajaran IPAS Seru di Kelas 5D MIFABARA

Banjarnegara – Sabtu, 8/11 kelas 5D MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) antusias. Hari itu, mahasiswa PPL dari STIT Tunas Bangsa melaksanakan praktik mengajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan kegiatan menarik, yaitu membuat karya piramida rantai makanan.

Kegiatan ini dipandu oleh Siva bersama rekannya yang tengah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Dalam pembelajaran tersebut, para mahasiswa menghadirkan media pembelajaran yang kreatif untuk membantu siswa memahami konsep rantai makanan dan peran setiap makhluk hidup di dalamnya. Anak-anak dibagi menjadi empat kelompok dan masing-masing kelompok mendapatkan alat dan bahan yang telah disiapkan oleh tim PPL.

Dengan kertas karton warna-warni, gunting, lem, dan gambar hewan serta tumbuhan, para siswa mulai menyusun piramida rantai makanan mereka. Mereka bekerja sama menentukan urutan produsen, konsumen tingkat pertama, hingga konsumen puncak. Suasana kelas menjadi riuh penuh semangat ketika setiap kelompok berlomba menampilkan hasil karya terbaiknya.

“Saya senang sekali bisa belajar sambil membuat karya seperti ini. Jadi lebih paham kalau setiap makhluk punya peran penting dalam rantai makanan,” ujar Alfaina, salah satu siswa 5D, sambil memperlihatkan piramida karyanya yang penuh warna.

Wali kelas 5D yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif para mahasiswa PPL. “Kegiatan seperti ini membuat siswa lebih aktif dan memahami materi dengan cara yang menyenangkan. Saya senang karena mahasiswa PPL mampu membawa ide kreatif ke dalam pembelajaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Siva, mahasiswa PPL STIT Tunas Bangsa, menyampaikan rasa bahagianya bisa berinteraksi langsung dengan siswa MIFABARA. “Anak-anak 5D luar biasa aktif dan kreatif. Kami belajar banyak tentang cara mengajar yang menarik dan bermakna,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pembelajaran IPAS tidak hanya menjadi ajang mengenal teori tentang ekosistem dan rantai makanan, tetapi juga sarana menumbuhkan semangat kolaborasi dan berpikir ilmiah pada diri siswa. Hasil karya piramida rantai makanan pun dipajang di kelas sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan kekompakan mereka.

Kehadiran mahasiswa PPL STIT Tunas Bangsa di MIFABARA memberi warna baru dalam pembelajaran, menghadirkan pengalaman berharga bagi siswa dan calon guru untuk terus belajar, berkreasi, dan berinovasi di dunia pendidikan.(nas)

Skip to content