Makrame untuk Pemula: Kelas 5B Sukses Membuat Kerajinan Tangan

Banjarnegara (Humas) – Pada Pelajaran Seni Budaya, kelas 5B, MI Maarif Al-Falah Joyokusumo sukses membuat kerajinan tangan berupa Makrame, yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 5B. Makrame sendiri merupakan teknik menjahit ataupun mengikat benang, tali dan bahan lainnya sehingga dapat menghasilkan pola dan desain yang unik.

Bahan yang digunakan untuk membuat Makrame cukup mudah untuk ditemukan di toko-toko, seperti tali tenun, sutra, nylon ataupun bahan sintetis lainnya. Adapun bahan yang digunakan untuk membuat Makrame pada kelas 5B ini adalah tali, gunting dan juga papan dasar dan pengait.

Pembuatan Makrame pun bisa dikatakan cukup mudah, terbukti pada semua siswa-siswi kelas 5B yang mampu menyelesaikan hasil karyanya dengan baik. Anak-anak kelas 5B pun sangat antusias dalam membuat kerajinan Makrame. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Wali Kelas 5B, Farida Fitriana.

“Anak-anak sangat antusias, dibuktikan dengan saling bekerja sama dan tanya satu sama lain ketika ada salah satu yang kesusahan dan belum jadi,” ucap Farida.

Pembuatan Makrame ini dilakukan di kelas 5B dengan memakan waktu sekitar 30 menit, dengan pemberian materi terlebih dahulu, mencontohkan, membagikan alat dan juga bahannya. Dalam pembuatan Makrame ini dilakukan secara individual. Farida mengatakan bahwa pembuatan Makrame yang dilakukan secara individual oleh siswa-siswi kelas 5B ini memiliki tujuan, yaitu agar siswa-siswi kelas 5B dapat bertanggung jawab terhadap tugasnya sendiri dan juga dapat menggali potensi serta kreativitas anak. (30/1)

Tujuan pembuatan Makrame ini selain sebagai muatan dalam pelajaran Seni Budaya, juga dapat memberikan pengetahuan kepada anak mengenai seni membuat Makrame, meningkatkan kreativitas serta kesabaran anak.

Adapun cara pembuatan Makrame yang pertama adalah menyiapkan bahan berupa potongan tali Makrame yang telah disesuaikan panjangnya. Kemudian membuat simpul dasar dengan mengikatkan tali pada pengat gelang. Dilanjut dengan membuat simpul ganda yang mengikatkan tali dengan cara memutar. Langkah terakhir adalah menutup ujung tali, dan Makrame pun siap untuk dijadikan hiasan. Meskipun dalam membuat Makrame cukup mudah dan dapat diselesaikan oleh semua siswa-siswi kelas 5B. Namun, tak dipungkiri bahwa kesulitan dalam pembuatan Makrame pasti ada. Tetapi hal ini tidak menjadi masalah, sebab siswa-siswi Kelas 5B mampu mengatasinya dengan bekerja sama dan saling membatu temannya yang mengalami kesulitan. Sehingga mereka dapat menyelesaikan kerajinan mereka dengan baik. (RN)

Skip to content