MAN 2 Banjarnegara Gelar Bimtek Artificial Intelligence Untuk Pembelajaran Inovatif

Banjarnegara (Humas) – MAN 2 Banjarnegara sukses gelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengembangan Kurikulum Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Teknologi Artificial Intelligence (AI) selama tiga hari, berakhir pada Jumat pagi (12/7).

Bertempat di ruang multimedia, bimtek ini dibuka resmi oleh Kasi Penmad Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara dan diikuti oleh 86 guru. Sebelum membuka, Kasi Penmad, Karyono sempat  memberikan apresiasi yang luar biasa atas kontribusi luar biasa keluarga besar MAN 2 Banjarnegara, terutama perihal pelaksanaan KSM-K 2024.

“Sebelum resmi saya buka, terima kasih kepada Bapak dan Ibu sekalian yang selalu menampilkan performa yang maksimal sebagai tuan rumah KSM-K dan prestasi yang diraih oleh MAN 2, selamat!” ucapnya.

Karyono menambahkan bahwa pemilihan topik bimtek kali ini merupakan keputusan yang sangat tepat nan bijak. “Ini berarti guru-guru MAN 2 Banjarnegara tidak berdiam di zona nyaman, siap menghadapi tantangan zaman dan peserta didik yang luar biasa cerdasnya,” ungkapnya.

Dilanjutkan dengan materi, MAN 2 Banjarnegara hadirkan dua pemateri yang mumpuni dalam bidangnya. Nurlaela Isnaeni, pengawas madrasah hadir sebagai pemateri pertama dan menyampaikan mengenai kebijakan Kementerian Agama. Ia menyampaikan terkait program-program unggulan Kemenag Kabupaten Banjarnegara. “Mari Bapak dan Ibu sekalian, mari kita sukseskan seluruh programnya dengan penuh tanggung jawab, ungkapnya.

Pada materi kedua, Duta Teknologi Kemendikbudristek Provinsi Jawa Tengah, Desi Putrianasari hadir membagikan ilmunya dalam membuat media pembelajaran berbasis AI. Ia pun mengenalkan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) dan mengajar praktek para guru dengan berbagai website dan aplikasi berbasis AI. Desi mengingatkan bahwa kebutuhan dan kemampuan peserta didik menjadi utamanya dalam pembelajaran, AI hanyalah alat untuk mempermudahnya. “Perlu diingat peserta didik kita berangkat dari latar belakang yang berbeda, maka sebagai guru perlu memperhatikan kesiapan, kesanggupan, dan fasilitas yang dimiliki oleh sekolah,” tegasnya.

Wakil kepala madrasah bagian kurikulum sekaligus ketua panitia, Ambar Setyo Yuwono menyampaikan harapan dengan adanya bimtek ini. “Tentu bimtek ini diharapkan dapat diikuti dengan baik oleh Bapak ibu guru semua, ini menjadi bekal yang sangat penting bagi kita menghadapi peserta didik dengan tantangan global yang ada,” ujarnya. Ia pun menambahkan, “ Semangat berprosesnya Bapak ibu, semua bisa karena terbiasa”. (ka)

Skip to content