Banjarnegara – MAN 2 Banjarnegara (Mandabara) melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahunan Tahun 2025 yang bertempat di Ruang Multimedia MAN 2 Banjarnegara pada Minggu (15/12). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru Mandabara tersebut adalah agenda rutin yang bertujuan untuk menilai kinerja kepala madrasah secara resmi, sekaligus menjadi sarana evaluasi dan refleksi dalam rangka perbaikan berkelanjutan.
Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKKM memiliki makna penting bagi seluruh warga madrasah. “Kegiatan PKKM ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas dan kinerja. Kami bersyukur Bapak Kasi Pendidikan Madrasah dapat hadir untuk memberikan pembinaan, motivasi, serta dukungan dalam penerapan KMA 1503 pada semester mendatang,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan harapan agar hasil penilaian dari pengawas dapat menjadi bahan evaluasi yang membangun. “Kami berharap masukan dan umpan balik dari Ibu Pengawas dapat menjadi bekal perbaikan ke depan,” katanya. Acara kemudian dibuka dengan pembacaan ummul kitab sebagai doa bersama.
Perwakilan Komite Madrasah, Israhmat Yahya, menegaskan bahwa keberhasilan madrasah dapat dilihat dari kualitas lulusannya. “Mutu madrasah tercermin dari lulusan yang dihasilkan. Alhamdulillah, lulusan MAN 2 Banjarnegara telah banyak berkiprah di berbagai instansi dan bidang. Kami yakin kepala madrasah mampu mengemban amanah untuk membawa madrasah ini menjadi lebih maju,” ujarnya.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Muh. Subhan, menyampaikan bahwa penilaian kinerja kepala madrasah merupakan keharusan secara administratif dan profesional. “Walaupun secara personal kita mengenal beliau sebagai sosok yang baik, penilaian kinerja tetap harus dilakukan secara formal,” jelasnya. Ia juga menekankan peran guru dalam menjaga mutu madrasah, kesiapan menerapkan Kurikulum Berbasis Capaian (KBC) dan pembelajaran mendalam, serta pentingnya profesionalisme guru.
Dalam proses penilaian, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Nurlaela Isnaeni, menyampaikan beberapa catatan evaluasi. Ia menyoroti perlunya pembaruan struktur organisasi madrasah, penyesuaian visi dan misi terbaru, penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi, kelengkapan laporan kegiatan siswa beserta bukti fisik, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam asesmen seluruh mata pelajaran.
Melalui pelaksanaan PKKM ini, MAN 2 Banjarnegara diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta tata kelola madrasah secara berkesinambungan. (ta)







