Mantap Menjaga Hafalan Al-Qur’an, Alea Nazwa Saputri Raih Juara 2 Tahfizh Putri PORSENI MI 2026

Banjarnegara — Kabar membanggakan kembali datang dari MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) dalam ajang PORSENI MI Kecamatan Banjarnegara Tahun 2026. Pada cabang Tahfizh Putri, MIMAU berhasil mengantarkan Alea Nazwa Saputri meraih Juara 2.

Perlombaan cabang Tahfizh dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026. Alea tampil mewakili MIMAU dengan menunjukkan kemampuan hafalan Al-Qur’an yang telah dipersiapkan melalui proses pembinaan dan latihan. Dengan ketenangan dan kepercayaan diri, Alea berusaha memberikan penampilan terbaiknya di hadapan dewan juri.

Cabang Tahfizh menjadi salah satu wadah untuk mengasah kemampuan murid dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Selain membutuhkan hafalan yang kuat, perlombaan juga menuntut ketelitian, kelancaran, konsentrasi, dan kesiapan mental ketika menyetorkan hafalan.

Dalam menghadapi perlombaan, Alea mendapatkan pembinaan dari Wahyul Khomisah selaku pelatih. Proses latihan diarahkan tidak hanya pada kelancaran hafalan, tetapi juga pada ketelitian dalam membaca ayat serta kesiapan Alea agar mampu tampil dengan tenang saat perlombaan.

Alea juga mendapatkan pendampingan dari Nurul Khikmah. Pendampingan tersebut menjadi bentuk dukungan selama Alea mengikuti rangkaian kegiatan PORSENI MI.

Kepala MI Ma’arif Al Falah sekaligus pelatih Tahfizh, Wahyul Khomisah, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih Alea.

“Alhamdulillah, kami bersyukur Alea dapat meraih Juara 2 Tahfizh Putri. Ini merupakan hasil dari kesungguhan dan proses yang telah dijalani. Semoga prestasi ini semakin menambah kecintaan Alea kepada Al-Qur’an dan menjadi motivasi untuk terus menjaga serta meningkatkan hafalannya,” ujar Wahyul Khomisah.

Sementara itu, Nurul Khikmah sekaligus pendamping lomba, mengapresiasi perjuangan Alea selama mengikuti persiapan hingga pelaksanaan lomba.

“Alea telah berusaha dengan sungguh-sungguh dalam mempersiapkan perlombaan. Saya sangat bangga melihat keberanian dan kesungguhannya saat tampil. Alhamdulillah, usaha tersebut membuahkan hasil Juara 2. Semoga Alea semakin semangat menjaga hafalan dan terus mencintai Al-Qur’an,” tuturnya

Raihan Juara 2 Tahfizh Putri menjadi prestasi yang membanggakan bagi MIMAU sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an di madrasah terus memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan dan potensi terbaiknya.

Bagi MIMAU, keberhasilan dalam cabang Tahfizh bukan hanya tentang pencapaian dalam sebuah perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam menumbuhkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, mencintai hafalannya, dan berusaha mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. (NF)