Banjarnegara (Humas) – Sebanyak 45 siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Banjarnegara dengan penuh semangat mengikuti kegiatan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada hari Rabu (20/8). Kegiatan yang bertempat di laboratorium komputer madrasah ini bertujuan untuk membiasakan siswa dengan sistem dan format soal ANBK yang sesungguhnya.
Simulasi ini merupakan bagian penting dari persiapan madrasah dalam menghadapi agenda nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Para peserta yang terpilih secara acak oleh sistem, tampak antusias dan serius mengerjakan setiap bagian dari asesmen, yang mencakup literasi membaca dan numerasi.
Kepala MTs N 2 Banjarnegara, Ratna Ayu Kartika Wulan, menyatakan bahwa simulasi ini sangat krusial untuk melatih kesiapan mental dan teknis para siswa. “Tujuan utama kami adalah agar anak-anak tidak merasa canggung atau tegang saat pelaksanaan ANBK nanti. Melalui simulasi, mereka dapat mengenali antarmuka aplikasi, tipe-tipe soal, serta belajar manajemen waktu pengerjaan dengan baik,” ujarnya di sela-sela pemantauan.
Kegiatan simulasi dibagi menjadi dua sesi untuk memastikan semua peserta dapat mengikuti dengan nyaman dan perangkat komputer berjalan optimal. Selain siswa, para proktor dan teknisi juga memanfaatkan momen ini untuk memeriksa kesiapan infrastruktur, mulai dari jaringan internet hingga spesifikasi komputer klien.
Salah seorang peserta, Alya Fatika dari kelas 8J, mengaku lebih percaya diri setelah mengikuti simulasi. “Awalnya sedikit gugup karena baru pertama kali. Tapi setelah mencoba, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Latihan ini sangat membantu kami untuk tahu apa yang harus dilakukan besok saat asesmen yang sebenarnya,” tuturnya.
Dengan adanya simulasi ini, pihak madrasah berharap para siswa dapat lebih siap dan tenang, sehingga mampu memberikan hasil terbaik yang akan menjadi potret mutu pendidikan di MTs N 2 Banjarnegara. (Ew/La)







