Melalui Program Wetonan, Siswa Kelas Unggulan Tahfidz Madtsansa Kuatkan Hafalan

Banjarnegara – Salah satu kegiatan yang diprogramkan oleh tim kelas unggulan Tahfidz MTs Negeri 1 Banjarnegara guna menjaga semangat para santri penghafal Al-Qur’an di kelas unggulan tahfidz adalah program Wetonan. Program Wetonan adalah program muroja’ah bil hifdhi 2 sampai dengan 5 juz sekali majelis yang diikuti oleh peserta didik kelas tahfiz secara bergilir sesuai dengan hari lahir atau wetonnya.

Khoerul Mahhub Alhafidz, koordinator kelas unggulan Tahfidz MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam keterangannya pada Rabu (22/1) menyampaikan bahwa program wetonan merupakan program baru di tahun pelajaran 2024/2025.

“Program tahfidz di MTs Negeri 1 Banjarnegara sudah memasuki tahun keenam, dan mulai tahun pelajaran ini kami memandang perlu adanya program wetonan yang insya Allah akan bermanfaat untuk menjaga kualitas hafalan.” ucap Khoerul Mahhub.

“Murojaah wetonan dilaksanakan setiap hari oleh santri yang terjadwal sesuai wetonnya dengan cara bergantian yang disimak oleh ustadz atau ustadzahnya. Jika kualitas hafalannya baik maka diperbolehkan untuk menambah hafalan yang baru atau ziyadah. Namun jika kualitas hafalannya belum baik atau bahkan menurun maka belum diperbolehkan ziyadah sampai kualitas hafalannya membaik,” lanjut Khoerul Mahhub.

Yuniyati selaku wakil kepala urusan kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara menyampaikan dukungannya.

“Saya tentu mendukung program wetonan yang diselenggarakan oleh tim tahfidz Madtsansa karena tim pasti paham akan kebutuhan dan program-program apa yang mendukung pencapaian target hafalan seluruh siswa kelas unggulan tahfidz. Saya optimis kegiatan ini tidak menggangu kegiatan belajar para siswa meskipun dilaksanakan pada jam-jam pembelajaran,” terang Yuniyati.

Sementara menurut Farrel Darrel Amoret salah satu siswa kelas 9 unggulan tahfidz MTs Negeri 1 Banjarnegara mengaku kualitas hafalannya sangat terbantu dengan adanya program wetonan.

“Saya bersyukur madrasah memfasilitasi kami dengan program-program yang sangat mendukung target hafalan kami. Saya sudah di tahun terakhir di Madtsansa yang tentunya saya ingin lulus dengan target hafalan minimal 5 juz tercapai. Alhamdulillah kemarin pas Wage saya mengikuti murojaah bil hifdhi 2 juz dan saya boleh menambah hafalan,” ujar remaja yang akrab disapa Farrel kepada tim warta Madtsansa di kelasnya. (Lin)

Skip to content