Membedah VOC Parenting dalam Bingkai Islam: KUA Pagentan Hadirkan Bimbingan Kekinian di RA Al Hidayah

Banjarnegara (Humas) – Isu pola asuh anak yang belakangan viral di media sosial, yaitu “VOC Parenting”, diangkat menjadi materi utama dalam kegiatan bimbingan penyuluhan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan. Kegiatan ini merupakan langkah proaktif KUA dalam memberikan edukasi keagamaan yang relevan dengan tantangan pengasuhan masa kini.

Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, M. Syaiful Abidin, menjadi narasumber utama dalam bimbingan yang dilaksanakan pada hari Rabu (5/11/2025), bertempat di Raudhatul Athfal (RA) Al Hidayah Larangan. Acara ini diikuti oleh 13 orang wali siswa RA Al Hidayah, yang sangat antusias mendengarkan penjelasan Syaiful mengenai pola asuh yang tengah populer tersebut.

Syaiful Abidin memaparkan VOC Parenting—yang dikenal sebagai pola asuh yang menekankan disiplin, konsistensi, dan struktur—kemudian membandingkannya dengan prinsip-prinsip pengasuhan dalam Islam. Beliau menekankan bahwa Islam mengajarkan penegakan disiplin yang harus dibingkai dengan nilai kasih sayang dan hikmah, bukan kekerasan atau otoritarianisme buta.

Dalam sesi penyuluhan, Syaiful Abidin menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara ketegasan dan kelembutan. Ia mengingatkan para orang tua bahwa disiplin dalam Islam bertujuan membentuk karakter yang saleh, mandiri, dan bertanggung jawab.

“Penting bagi kita sebagai orang tua muslim untuk selalu berpegang pada tuntunan agama yang mengedepankan kasih sayang dan menghindari kekerasan dalam mendidik buah hati kita. Kedisiplinan harus dibangun atas dasar tarbiyah (pendidikan) yang penuh cinta, bukan ta’zib (hukuman) yang menyakitkan. Pola asuh yang tegas tanpa kasih sayang berpotensi merusak mental anak,” tegas M. Syaiful Abidin, disambut anggukan dari para wali siswa.

Kepala RA Al Hidayah Larangan, Hidayat Dandi Pratama, menyampaikan apresiasi atas materi yang dibawakan oleh Penyuluh KUA Pagentan. Menurutnya, memilih tema parenting yang sedang hangat diperbincangkan di masyarakat sangat tepat untuk menjangkau dan memberikan manfaat langsung kepada para wali siswa.

“Kami sangat mengapresiasi pengisian penyuluh dengan tema parenting kekinian seperti VOC Parenting ini. Hal ini membuktikan bahwa KUA tidak hanya fokus pada ritual, tetapi juga peka terhadap isu-isu krusial yang dihadapi orang tua modern. Penjelasan dari sudut pandang agama Islam memberikan panduan yang jelas bagi para wali siswa kami dalam menerapkan disiplin tanpa harus kehilangan nilai-nilai kelembutan islami,” ujar Hidayat Dandi Pratama.

Bimbingan penyuluhan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para wali siswa aktif bertanya mengenai tips praktis menerapkan disiplin Islam di tengah gempuran tren pola asuh kontemporer, menegaskan peran strategis Penyuluh Agama Islam dalam menjawab tantangan sosial keagamaan di tengah masyarakat. 

(msa/ azd)

Skip to content