Mempererat Silaturahmi, Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan Berikan Pembinaan Karakter untuk KPM PKH Desa Kasmaran

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, Sutrisno, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Desa Kasmaran, Kecamatan Pagentan, Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini diikuti oleh 25 peserta yang merupakan anggota kelompok PKH setempat.

Dalam pembinaannya, Sutrisno mengangkat tema “Menjaga Amanah” sebagai landasan utama pembentukan karakter dan moral masyarakat. Ia menekankan bahwa amanah bukan sebatas menjaga barang atau janji, melainkan mencakup tanggung jawab moral atas bantuan yang diterima serta pola pengasuhan anak di dalam keluarga.

“Amanah adalah fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama. Bantuan sosial yang diterima merupakan amanah dari pemerintah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan dan pendidikan keluarga. Begitu pula anak-anak kita, mereka adalah amanah terbesar dari Allah SWT yang wajib kita jaga, didik, dan arahkan agar menjadi generasi yang berakhlak mulia,” ujar Sutrisno di hadapan para peserta.

Kegiatan bimbingan ini mendapat apresiasi positif dari pihak pendamping PKH Desa Kasmaran. Noviatun Salamah, selaku Pendamping Kelompok PKH, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang terjalin antara KUA Pagentan dan pendamping program sosial. Menurutnya, sentuhan nilai-nilai keagamaan sangat dibutuhkan oleh para peserta PKH agar memiliki ketahanan mental dan spiritual.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Sutrisno yang telah memberikan pencerahan kepada warga kami. Edukasi keagamaan seperti ini sangat penting agar ibu-ibu penerima manfaat tidak hanya berfokus pada bantuan materi semata, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual untuk terus menjaga amanah dan mandiri secara ekonomi maupun moral,” tutur Noviatun Salamah.

Melalui kegiatan pembinaan berkala ini, KUA Kecamatan Pagentan berharap kehadiran Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat dapat terus memberikan dampak positif, memperkuat kualitas keagamaan, serta membangun keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat di wilayah Kabupaten Banjarnegara. 

(3S/azd)