Menanam Hari Ini, Menghijaukan Masa Depan: MI MIMUB Tanamkan Cinta Lingkungan Melalui Gerakan Reboisasi

Banjarnegara – MI Miftahul Mubtadi’in (MI MIMUB) terus berkomitmen membangun karakter peserta didik melalui kegiatan yang bermakna. Pada awal kegiatan pembelajaran, seluruh siswa kelas 2 hingga kelas 6 mengikuti Gerakan Reboisasi dan Menanam sebagai bagian dari pembiasaan karakter peduli lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (15/07/2026) di lingkungan madrasah ini diikuti oleh 40 siswa kelas 4 yang dibagi menjadi 10 kelompok.

Masing-masing kelompok membawa pot beserta media tanam dan tanaman yang telah dipersiapkan. Dengan penuh semangat, para siswa menanam berbagai jenis tanaman hias dan tanaman penghijauan di sejumlah titik di lingkungan MI MIMUB. Suasana tampak begitu hidup. Siswa saling bekerja sama, bergotong royong, serta saling membantu saat mengisi pot dengan tanah, menanam bibit, hingga menyiram tanaman yang telah ditanam.

Kegiatan ini bukan sekadar praktik menanam, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian alam sejak usia dini. Melalui pengalaman langsung tersebut, para siswa belajar bahwa setiap tanaman memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan memberikan manfaat bagi kehidupan.

Guru Kelas 4B, Ustadzah Rini, menjelaskan bahwa kegiatan reboisasi merupakan pembelajaran nyata yang diharapkan mampu membentuk kebiasaan baik peserta didik. “Menanam adalah bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat alam yang diberikan kepada kita. Kami ingin anak-anak memahami bahwa merawat tanaman sama artinya dengan menjaga amanah Allah sebagai khalifah di bumi,” ungkapnya.

Program penghijauan ini juga menjadi implementasi nyata Panca Cinta, khususnya nilai Cinta Lingkungan yang menjadi salah satu karakter unggulan di MI MIMUB. Melalui kegiatan tersebut, siswa dilatih untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar sekaligus menyadari bahwa tumbuhan merupakan makhluk ciptaan Allah yang harus dijaga dan dirawat. Kebiasaan sederhana seperti menyiram tanaman, membersihkan area sekitar, dan merawat pot diharapkan tumbuh menjadi budaya positif yang terus melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tampak gembira saat bekerja bersama teman-temannya. Bahkan banyak siswa yang mengaku ingin terus merawat tanaman yang telah mereka tanam hingga tumbuh subur dan memperindah lingkungan madrasah.

Kepala MI MIMUB, Agus Priyatno, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh siswa dan guru dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus membentuk karakter yang peduli terhadap sesama dan lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya generasi yang mencintai bumi, menjaga lingkungan, serta memiliki tanggung jawab terhadap seluruh ciptaan Allah. Semoga tanaman yang ditanam hari ini tumbuh subur, seiring tumbuhnya karakter cinta lingkungan dalam diri setiap peserta didik,” harapnya.

Melalui Gerakan Reboisasi dan Menanam ini, MI MIMUB kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang mendalam (deep learning), kontekstual, dan berbasis pengalaman nyata. Dengan menanam hari ini, para siswa tidak hanya menghijaukan lingkungan madrasah, tetapi juga sedang menanam nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, serta kecintaan kepada alam sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Rs

Skip to content