Menggapai Prestasi di Aksioma, MIFABARA Kencangkan Ekstrakurikuler Olahraga dan Seni.

Banjarnegara (Humas) – Aksioma ( Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah) yang diselenggarakan secara rutin dari Kementerian Agama menjadi salah satu motivasi MIFABARA untuk terus berlatih melalui ekstrakurikuler seni dan olahraga. Prestasi yang belum maksimal dicapai pada Aksioma tingkat Kabupaten maupun Provinsi tidak melemahkan semangat para guru dan siswa dalam berlatih.(18/3)

Ekstrakurikuler merupakan wadah untuk mengembangkan bakat minat peserta didik. Salah satu ekstra yang banyak diminati adalah bidang Olahraga dan seni.

“Saya selaku guru Olahraga sangat merasa termotivasi dalam mengembangkan potensi anak di bidang Olahraga karena selain banyak peminat dari peserta didik juga dengan adanya event atau kompetisi seperti Aksioma maupun Popda selain menjaga kesehatan diri juga untuk menambah jam terbang peserta bahkan sebagai tolak ukur keberhasilan bagi peserta, pelatih, dan madrasah,” Ungkap Cahyo

sama halnya dengan Cahyo, Afid pelatih bidang seni juga mengungkapkan hal tersebut.

“Bukan hanya bidang Olahraga, bidang senipun demikian. Dengan adanya kompetsisi menambah kencang kami berlatih walaupun hasilnya belum menorehkan sampai tingkat nasional. Namun semangat kami tidak pudar, justru bertambah kencang menuju prestasi pada Aksioma tahun ini,” Tegas Afid.

Durotun Nafisah menyampaikan saat pembinaan guru pada rapat madrasah bahwa, “untuk mencapai prestasi Aksioma perlu disiapkan dari jauh-jauh hari dan anak-anak dilatih lebih giat lagi. Cari bibit-bibit yang berpotensi untuk disemai dan dirawat dengan tahnik yang tepat sehingga menghasilkan bibit unggul yang siap berkompetisi bermental sang juara,” Ujarnya.

“Selain berikhtiar berlatih mari kita niatkan bersyiár untuk madrasah melalui Aksioma bidang seni dan Olahraga. Doakan anak-anak kita agar senantiasa sehat, kuat, dan semangat berlatih. Semoga kita dapat menemani prosesnya sampai mereka menggapai impiannya menjadi juara untuk mengharumkan madrasah dan membanggakan orang tuanya.

“Tambah Durotun Nafisah.

Dalam berikhtiar Arif, guru PJOK menuturkan bahwa MIFABARA menuju prestasi di Aksioma telah bekerja sama dengan para ahli atau pelatih handal dari luar dan mengikuti club. “Kami bekerja sama dengan pelatih dari luar seperti pelatih tenis meja, catur dan Atletik. Semangat peserta didik dan orang tua ada yang mengikuti club bulu tangkis dan club lainnya,” Tuturnya. (NAS)

Skip to content