Menggema di Kasilib, Tahsin Al-Qur’an Jadi Cahaya: Penyuluhan Dewi Kholifah Bangkitkan Cinta Kalam Ilahi

Banjarnegara (Humas) — Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wanadadi, Dewi Kholifah, pada Selasa (5/5/2026) di Majelis Taklim Al Hidayah Kasilib. Kegiatan ini mengangkat tema Baca Tulis Al-Qur’an (Tahsin) dengan fokus pada penghayatan QS. Al-Waqi’ah ayat 1–3 serta pendalaman ilmu tajwid, khususnya hukum nun mati dan tanwin (idzhar halqi).

Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, para jamaah tampak antusias mengikuti setiap penjelasan yang disampaikan. Tidak hanya sekadar membaca, kegiatan ini menekankan pentingnya memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an agar sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.

Dewi Kholifah dalam penyampaiannya mengajak jamaah untuk lebih mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia menekankan bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar rutinitas, melainkan ibadah yang harus dilakukan dengan penuh kesadaran dan keindahan bacaan.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dihayati. Tahsin adalah bentuk ikhtiar kita menjaga kemurnian kalam Allah. Ketika kita membaca dengan benar, di situlah hati akan lebih mudah tersentuh dan kehidupan menjadi lebih terarah,” ungkap Dewi Kholifah dengan penuh ketulusan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan hukum idzhar halqi sebagai salah satu dasar penting dalam tajwid yang harus dipahami oleh setiap muslim. Dengan contoh yang jelas dan praktik langsung, jamaah diajak untuk melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan makhraj dan sifat huruf yang tepat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Jamaah yang hadir mengaku mendapatkan pencerahan dan motivasi baru untuk terus belajar Al-Qur’an.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat semakin tumbuh dan berkembang, sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam membangun umat yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.

Dengan penuh harap, bimbingan dan penyuluhan ini menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar dalam membumikan Al-Qur’an di kehidupan sehari-hari. Kementerian Agama melalui para penyuluhnya akan terus hadir, membersamai umat dalam menebarkan cahaya Al-Qur’an hingga ke pelosok negeri.

(NN)