Menumbuhkan Cinta Al Qur’an Lewat Kegiatan “Bunga Jawaban” Surah Al Fatihah

BanjarnegaraSiwa kelas 1A Bilingual mengikuti kegiatan pembelajaran Qur’an Hadits dengan materi surah Al Fatihah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan yaitu menggunakan metode bunga jawaban. (17/10)

Guru kelas 1A Bilingual Nihri dan Nila membagikan lembar kerja peserta didik (LKPD) bergambar bunga yang di dalamnya terdapat pertanyaan seputar surah Al Fatihah seperti arti, jumlah ayat, serta bunyi surah Al Fatihah. Siswa diminta untuk menggunting gambar bunga, menempel dan menulis jawaban di balik bunga tersebut di buku tulis Qur’an Hadits.

Suasana kelas nampak hidup dan penuh semangat. Para siswa terlihat antusias saat menggunting dan menempel bunga, sambil mengingat kembali bacaan Surah Al Fatihah dengan bantuan guru.

Guru kelas 1A bilingual, Nihri dan Nila menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran Qur’an Hadits ini bertujuan supaya siswa lebih aktif dan gembira dalam belajar. Dengan metode menggunting, menempel, dan menulis jawaban di balik bunga, siswa tidak hanya memahami isi surah Al Fatihah, tetapi juga belajar dengan cara yang kreatif, menyenangkan dan lebih bermakna. Melalui kegiatan ini, mereka lebih mudah mengingat ayat dan maknanya karena belajar sambil bermain, ujarnya.

Salah satu siswa Afiqo mengungkapkan rasa senangnya, “Belajar seru, sehingga aku bisa menggunting dan menempel bunga sambil menghafal isi surah Al Fatihah, katanya.

Kepala Madrasah, Durotun Nafisah ikut memberikan apresiasi atas kreatifitas guru dan antusiasme siswa. “Saya sangat bangga dengan inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru kelas 1A Bilingual. Kegiatan ini menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al Qur’an sejak dini. Belajar tidak hanya di buku , dengan kegiatan ini, nilai-nilai Qur’ani dapat tertanam dengan lebih menyenangkan dan bermakna,” ungkapnya.

Salah satu wali murid, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan Bunga Jawaban merupakan inovasi sederhana namun bermakna dalam menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar membaca dan memahami surah Al-Fatihah, tetapi juga belajar menghargai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Harapan kami orang tua, kecintaan terhadap Al-Qur’an akan tumbuh menjadi bagian dari karakter mereka sehari-hari,” tuturnya.

Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al Qur’an sejak dini serta pembelajaran Qur’an Hadits menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. (nih/nas)

Skip to content