Merajut Harmoni Sejak Awal: Bimbingan Perkawinan KUA Wanayasa Bekali Calon Pengantin Menuju Keluarga Tangguh

Banjarnegara (Humas) – Balai Nikah Kantor Urusan Agamaa (KUA) Kecamatan Wanayasa kembali menjadi ruang pembelajaran yang sarat makna bagi para calon pengantin melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang diselenggarakan sebagai upaya membekali pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga, pada hari Kamis (4/6/2026). Pemateri kegiatan ini Tri Usiyawati, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Wanayasa, serta Nunung Lituhayu dari Puskesmas Wanayasa 1 sebagai narasumber.

Bimbingan perkawinan bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi sebelum menikah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bekal penting bagi calon pasangan suami istri untuk memahami hakikat pernikahan, membangun komunikasi yang sehat, serta mempersiapkan kehidupan keluarga yang harmonis dan berkualitas.

Sejak awal kegiatan, suasana tampak hangat dan interaktif. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pandangan mengenai tantangan yang mungkin dihadapi dalam kehidupan berumah tangga. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya kesadaran calon pengantin akan pentingnya ilmu dan kesiapan sebelum memasuki gerbang pernikahan.

Dalam materinya, Tri Usiyawati menekankan bahwa pernikahan bukan hanya penyatuan dua individu, tetapi juga penyatuan visi, tanggung jawab, dan komitmen untuk membangun keluarga yang diridhai Allah SWT.

“Pernikahan adalah ibadah yang panjang. Kebahagiaan rumah tangga tidak hadir begitu saja, melainkan harus dibangun dengan komunikasi yang baik, saling menghormati, saling memahami, dan dilandasi keimanan yang kuat. Melalui bimbingan perkawinan ini, kami berharap calon pengantin memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi dinamika kehidupan keluarga,” ujar Tri Usiyawati.

Ia juga mengingatkan bahwa keluarga yang sakinah tidak berarti bebas dari masalah, tetapi keluarga yang mampu menyelesaikan setiap persoalan dengan bijaksana dan penuh kasih sayang.

Sementara itu, Nunung Lintuhayu dari Puskesmas Wanayasa 1 menyampaikan materi mengenai kesehatan reproduksi, persiapan kehamilan, serta pentingnya menjaga kesehatan sejak sebelum menikah. Menurutnya, kesehatan calon ayah dan ibu menjadi fondasi utama dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan melahirkan generasi yang berkualitas.

“Persiapan pernikahan tidak hanya menyangkut kesiapan mental dan ekonomi, tetapi juga kesiapan kesehatan. Calon pengantin perlu memahami pentingnya pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan, dan perencanaan kehamilan agar dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” jelas Nunung Lintuhayu.

Materi kesehatan yang disampaikan mendapat perhatian besar dari peserta. Berbagai pertanyaan mengenai pola hidup sehat, kesehatan reproduksi, dan persiapan menjadi orang tua menjadi topik diskusi yang menarik sepanjang sesi berlangsung.

Salah satu peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya bimbingan ini. Banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami tentang kehidupan rumah tangga, baik dari sisi agama maupun kesehatan. Kegiatan ini membuat kami lebih siap dan percaya diri untuk membangun keluarga yang harmonis,” ungkap salah seorang calon pengantin.

Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan di KUA Wanayasa ini menjadi wujud nyata sinergi antara Kementerian Agama dan sektor kesehatan dalam mempersiapkan calon pasangan suami istri yang tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga matang secara mental, spiritual, dan fisik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon pengantin mampu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, menjadi tempat tumbuhnya kasih sayang, keteladanan, serta lahirnya generasi penerus yang berakhlak mulia dan berdaya saing. Dengan bekal ilmu yang diperoleh dari Bimwin, langkah menuju pelaminan bukan sekadar awal sebuah perjalanan, melainkan awal dari ikhtiar bersama dalam merajut keluarga yang kokoh, harmonis, dan penuh keberkahan.

(sk/azd)

Skip to content