Meriah! Panen Karya P5RA MTsN 1 Banjarnegara: Panen Cuan dengan Tanaman Herbal Taste Milenial

Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menggelar kegiatan Panen Karya dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) dengan tema “Panen Cuan dengan Tanaman Herbal Taste Milenial”. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu (3–4 Oktober 2025), bertempat di lapangan indoor madrasah.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX ini menjadi ajang kreativitas sekaligus penguatan jiwa kewirausahaan. Setiap kelompok siswa diwajibkan menciptakan dan menjual produk minuman herbal kekinian sebanyak minimal sepuluh botol atau cup. Beragam inovasi produk herbal dipamerkan, mulai dari minuman berbahan jahe, serai, temulawak, hingga bunga telang yang dikreasikan dengan sentuhan modern dan menarik.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat siswa dan fasilitator dalam menyiapkan kegiatan ini.

“Panen Karya ini bukan hanya pameran hasil belajar, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan keterampilan hidup. Anak-anak kita belajar berinovasi, bekerja sama, dan memasarkan hasil karyanya dengan percaya diri. Saya bangga melihat bagaimana mereka bisa mengubah bahan-bahan sederhana menjadi produk bernilai jual,” ujar Yatiman dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kegiatan P5RA merupakan implementasi nyata dari pembelajaran yang menanamkan nilai religius, kreatif, dan mandiri sesuai dengan visi madrasah.

“Dengan tema tanaman herbal, kami ingin menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan secara alami sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini,” tambahnya.

Ketua pelaksana P5RA MTsN 1 Banjarnegara, Hj. Asih Wijayanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan jauh hari.

“Setiap jenjang memiliki jadwal tersendiri agar pelaksanaan berjalan lancar. Jumat untuk kelas VII, dan Sabtu untuk kelas VIII serta IX. Siswa berkelompok dan difasilitasi untuk menyiapkan produk mulai dari riset bahan, proses pembuatan, desain kemasan, hingga strategi penjualan,” ungkap Asih.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan kompetisi, melainkan ruang belajar kolaboratif yang menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab siswa terhadap hasil kerja mereka.

Salah satu fasilitator kelas VIII, Ratna Damayanti, menuturkan bahwa proses persiapan memberi pengalaman belajar yang menarik bagi para siswa.

“Kami mendampingi anak-anak sejak tahap perencanaan hingga penjualan. Banyak dari mereka yang awalnya malu, tapi setelah belajar cara menawarkan produk dan menjelaskan manfaatnya, mereka jadi lebih percaya diri. Yang terpenting, mereka memahami nilai kerja keras dan kerjasama,” kata Ratna.

Kegiatan Panen Karya ini juga mendapat sambutan positif dari para siswa. Kalila, siswi kelas VIII C, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami membuat minuman dari bunga telang dan serai. Warnanya menarik dan rasanya segar. Awalnya agak gugup waktu harus menjual langsung, tapi ternyata seru banget karena banyak yang tertarik membeli. Jadi tahu rasanya berjualan dan melatih keberanian juga,” ujarnya sambil tersenyum bangga.

Antusiasme juga datang dari para orang tua yang turut hadir mendukung anak-anak mereka. Salah satunya Yuniyati, wali dari Aira siswa kelas IX B, yang menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.

“Saya senang sekali melihat Aira dan teman-temannya semangat sekali. Kegiatan seperti ini sangat bagus, karena anak-anak tidak hanya belajar teori di kelas tapi juga praktik langsung bagaimana berwirausaha. Nilai-nilai kerja sama, tanggung jawab, dan komunikasi juga terlihat nyata,” ujar Yuniyati.

Sepanjang kegiatan, area lapangan indoor madrasah dipenuhi stan-stan yang tertata rapi dengan dekorasi kreatif. Setiap kelompok menampilkan produk dengan desain label dan kemasan unik, disertai promosi yang menarik. Guru, staf, dan para pengunjung pun ramai mencoba serta membeli produk buatan siswa.

Menutup kegiatan, H. Yatiman berharap agar semangat kreativitas ini terus dikembangkan.

“Semoga pengalaman hari ini menjadi bekal berharga bagi anak-anak kita. Dari sini mereka belajar bahwa setiap ide, sekecil apa pun, bisa bernilai bila dikerjakan dengan sungguh-sungguh,” pesannya.

Melalui Panen Karya P5RA 2025, MTs Negeri 1 Banjarnegara berhasil membuktikan komitmennya dalam melahirkan generasi madrasah yang kreatif, mandiri, dan berkarakter. Semangat “Panen Cuan dengan Tanaman Herbal Taste Milenial” pun menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran bermakna dapat tumbuh dari pengalaman langsung yang menginspirasi. (Fy/La)