Penerimaan Hasil ASTS Gasal Madtsansa: Wujud Sinergi Madrasah dan Orang Tua dalam Mendukung Belajar Siswa

Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali melaksanakan kegiatan rutin penerimaan hasil Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Gasal Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Jumat dan Sabtu (3–4/10). Kegiatan ini melibatkan seluruh wali kelas dan orang tua/wali murid kelas VII, VIII, dan IX yang pengambilannya diatur secara bergelombang sesuai jadwal yang telah ditetapkan madrasah.

Pada hari pertama, Jumat (3/10), kegiatan diperuntukkan bagi siswa kelas VII, sementara Sabtu (4/10) untuk kelas VIII dan IX. Pembagian hasil ASTS dilakukan di ruang kelas yang telah diatur dan dengan jadwal sesi pagi pukul 07.00–09.30 serta sesi kedua pukul 09.30–11.30. Seluruh wali murid datang secara bergiliran sesuai undangan yang diterima dari wali kelas untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pengambilan hasil belajar, tetapi juga ajang penting dalam memperkuat komunikasi antara madrasah dan orang tua siswa.

“Kami berharap momentum penerimaan hasil ASTS ini menjadi ruang dialog yang membangun antara guru dan orang tua. Madrasah ingin memastikan bahwa setiap capaian dan tantangan belajar anak-anak diketahui dan ditindaklanjuti bersama. Karena pendidikan yang baik hanya bisa terwujud dengan sinergi antara madrasah dan keluarga,” tutur H. Yatiman.

Selain pembagian hasil asesmen, kegiatan ini juga dikolaborasikan dengan gelar karya P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin). Orang tua diajak untuk menyaksikan sekaligus membeli hasil karya siswa berupa produk-produk kreatif buatan tangan mereka sendiri dengan kisaran harga Rp8.000–Rp10.000.

Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata dari implementasi kurikulum merdeka yang menekankan kolaborasi dan kreativitas.

“Kegiatan penerimaan hasil ASTS sekaligus menyaksikan panen karya ini bukan hanya evaluasi akademik, tetapi juga penanaman nilai-nilai karakter dan kemandirian siswa. Kami ingin orang tua bisa melihat langsung perkembangan kompetensi anak-anak mereka, baik di bidang pengetahuan maupun keterampilan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana ruang kelas tampak akrab dan penuh interaksi positif. Para wali murid duduk berhadapan dengan wali kelas, berdiskusi mengenai hasil capaian akademik serta perkembangan sikap dan karakter anak.

Salah satu wali kelas, Dewi Fairuz Zulaikha, wali kelas 9D, menyampaikan kesannya terhadap kegiatan tersebut.

“Kami sangat menghargai kesempatan ini karena bisa menyampaikan secara langsung kepada orang tua mengenai progres belajar siswa. Banyak orang tua yang antusias dan memberikan masukan positif untuk mendukung anak-anak menjelang ujian akhir,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Nabila Kirana, wali kelas 7B. Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini memperkuat jalinan emosional antara guru dan orang tua, terutama bagi siswa kelas VII yang baru menyesuaikan diri dengan lingkungan madrasah.

“Bagi siswa kelas VII, masa adaptasi di awal tahun pelajaran sangat penting. Dengan adanya komunikasi yang baik bersama orang tua, kami bisa bersama-sama memantau perkembangan akademik dan karakter mereka sejak dini,” jelas Nabila.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Desy, wali dari Aina, siswi kelas 7A unggulan riset, mengaku senang bisa hadir langsung dan berdiskusi dengan wali kelas.

“Saya merasa sangat dihargai karena madrasah melibatkan kami secara aktif. Selain menerima hasil belajar anak, saya juga mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai kelebihan dan hal-hal yang perlu ditingkatkan. Ini membuat kami sebagai orang tua merasa lebih dekat dengan pihak madrasah,” tutur Desy dengan senyum bangga.

Kegiatan penerimaan hasil ASTS Gasal MTs Negeri 1 Banjarnegara berlangsung lancar dan tertib hingga siang hari. Para orang tua juga tampak antusias menyaksikan pameran karya P5RA, bahkan beberapa produk siswa habis terjual dalam waktu singkat.

Menutup kegiatan, Kepala Madrasah H. Yatiman kembali mengingatkan pentingnya kolaborasi antara madrasah dan keluarga.

“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk mendidik generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Semoga kegiatan seperti ini semakin mempererat kerja sama kita untuk mewujudkan siswa Madtsansa yang unggul dan berprestasi,” pungkasnya.

Dengan kegiatan ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan kolaborasi sebagai bagian penting dari proses pendidikan. (Fy/La)