Banjarnegara – MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) terus berupaya memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dan bakatnya melalui berbagai kegiatan positif. Salah satunya melalui ekstrakurikuler Dokter Kecil (Dokcil) yang menjadi wadah bagi murid untuk mengenal, memahami, dan mempraktikkan berbagai pengetahuan dasar tentang kesehatan.(28/8)
Kegiatan Dokcil kali ini diisi dengan materi kesehatan yang disampaikan oleh Jeje selaku Pembina Dokcil MIFABARA. Dengan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, murid diajak mengenal pentingnya menjaga kesehatan diri serta membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran dalam kegiatan Dokcil tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab murid terhadap kesehatan dirinya maupun lingkungan sekitar. Murid diberikan pemahaman bahwa menjaga kesehatan merupakan kebiasaan yang perlu dimulai sejak dini.
Jeje menyampaikan materi dengan memberikan kesempatan kepada murid untuk berinteraksi, bertanya, dan menyampaikan pengalaman mereka berkaitan dengan kesehatan. Suasana belajar yang aktif membuat kegiatan Dokcil terasa lebih dekat dengan kehidupan anak-anak.
Melalui kegiatan ini, murid juga dilatih untuk memiliki keberanian, kepedulian, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjadi penggerak perilaku hidup sehat di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Kepala MIFABARA, Durotun Nafisah, menyampaikan bahwa pengembangan potensi peserta didik perlu dilakukan melalui berbagai bidang, tidak hanya akademik.
“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Melalui Dokcil, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak yang memiliki ketertarikan di bidang kesehatan untuk berkembang. Harapannya, mereka tidak hanya memiliki pengetahuan tentang kesehatan, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi teman-temannya dalam menerapkan pola hidup sehat,” tuturnya.
Ekstrakurikuler Dokcil menjadi salah satu bentuk komitmen MIFABARA dalam membangun budaya madrasah yang sehat. Pengetahuan yang diperoleh murid diharapkan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi dapat diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari.
Dari kegiatan sederhana inilah diharapkan tumbuh generasi yang memiliki kesadaran bahwa kesehatan merupakan bagian penting dari kualitas hidup. Belajar tentang kesehatan, membiasakan hidup sehat, dan mengajak orang lain untuk peduli. Itulah semangat yang terus ditumbuhkan melalui Dokcil MIFABARA.(nas)







